Kendal Kirim Perdana Minyak Mentah ke Pertamina Cepu, Dari Sumur Dusun Klantung

  • 17 Mei 2026 13:44 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Sumur BKU atau BUMD, koperasi dan UMKM di Dusun Klantung, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal mulai melakukan pengiriman perdana minyak mentah ke Pertamina Cepu, Minggu (17/5/2026). Pengiriman perdana dari Sumur Minyak Rakyat ini sebanyak 15 ribu liter minyak mentah menggunakan tiga mobil tangki.

Sumur minyak ini dikelola oleh Karya Energi Nusantara Oil (KEN Oil), bekerja sama dengan Perhutani sebagai pemilik lahan dan koperasi migas untuk distribusi minyak mentah. Selain itu juga melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja.

Penanggung jawab lapangan, Isma Yulianto mengatakan, pengiriman perdana ini menjadi langkah awal pengelolaan sumur minyak rakyat di wilayah Kendal. Keberadaan sumur minyak peninggalan Belanda ini, selama ini terlihat mangkrak. "Ini pengiriman perdana sebanyak 15.000 liter minyak mentah," ujarnya.

Isma mengatakan, saat ini terdapat beberapa titik sumur minyak yang belum dimaksimalkan produksinya. Target ke depan, bisa produksi minyak mentah sebanyak 25 ribu liter per hari untuk dikirim ke Pertamina Cepu. "Harapannya nanti bisa mencapai target pengiriman hingga 25 ribu liter per hari, karena masih ada beberapa titik sumur yang belum difungsikan maksimal,” katanya.

Sementara itu, Manager Operasional Deputi Kopmigas, Wahyu Aji mengatakan, kualitas minyak mentah yang dihasilkan dari sumur di wilayah Klantung cukup baik. Kandungan airnya rendah dan potensinya masih sangat layak untuk dikelola dalam jangka panjang. "Kualitas minyak mentah di Kendal cukup bagus, kandungan airnya sangat sedikit sehingga potensinya masih baik untuk beberapa tahun ke depan," kata Wahyu Aji.

Kepala Desa Sojomerto, Rindu Rimba menyambut positif adanya eksplorasi sumur minyak di wilayahnya. Ia berharap keberadaan sumur minyak dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga Dusun Klantung. Selain membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, keberadaan sumur minyak juga diharapkan mampu mengangkat potensi daerah.

“Di Dusun Klantung ini ada peninggalan sumur minyak zaman Belanda yang masih aktif. Dulu belum bisa dikelola maksimal, sekarang mulai difungsikan kembali dan semoga membawa manfaat bagi masyarakat,” harapnya. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....