Unimus Perkuat AI: FIKOMDIGI Jadi Pusat Talenta Digital Masa Depan

  • 02 Mei 2026 08:59 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menegaskan komitmennya dalam memasuki era transformasi digital melalui penguatan tata kelola kelembagaan. Momentum ini ditandai dengan pelantikan pejabat struktural baru yang diproyeksikan untuk membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi digital.

Dalam prosesi yang berlangsung di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) II, Kamis 30 April 2026, Rektor Unimus secara resmi mengukuhkan Dr. Muhammad Munsarif, S.Kom., M.Kom., PhD sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Digital (FIKOMDIGI) sekaligus Kepala Biro Transformasi Digital dan Marketing.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar universitas untuk menciptakan pusat talenta digital yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Kehadiran FIKOMDIGI diharapkan mampu menjawab tantangan industri masa depan melalui fokus pada pengembangan kecerdasan buatan, keamanan siber, dan sains data.

Dekan FIKOMDIGI Unimus, Dr. Muhammad Munsarif menilai, fakultas ini dirancang bukan sekadar untuk mencetak lulusan yang memahami teori, melainkan individu yang memiliki keterampilan praktis dan kesiapan kerja di tingkat global.

“Melalui FIKOMDIGI, kita ingin memastikan mahasiswa memiliki kompetensi di bidang artificial intelligence, data science, hingga cyber security. Fokus utama kita adalah membangun kreativitas dan daya inovasi mahasiswa agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tapi pemain kunci di era industri digital saat ini,” ujarnya usai pelantikan tersebut.

Menurutnya, integrasi antara akademik dan kebutuhan industri menjadi kunci utama. FIKOMDIGI saat ini menaungi berbagai program studi strategis mulai dari S1 Informatika, Kecerdasan Buatan, Rekayasa Keamanan Siber, hingga S2 Informatika.

Ia juga menekankan bahwa penguatan branding UNIMUS sebagai kampus yang responsif terhadap teknologi harus berjalan beriringan dengan kualitas lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata.

“Kita ingin fakultas ini menjadi pusat lahirnya inovator muda dan profesional teknologi. Dengan digitalisasi yang masif, semua proses kini harus dilakukan dengan lebih praktis dan efisien tanpa mengurangi kualitas hasil, sehingga lulusan kita benar-benar siap pakai di dunia kerja,” jelas Muhammad Munsarif. (eka)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....