Tanpa Skripsi, Mahasiswi UMK Pilih Lulus lewat Jalur Artikel Penelitian
- 29 Apr 2026 17:38 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus – Seorang mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus (UMK), Aulia Nisa Cahyaningrum, memilih jalur alternatif untuk menyelesaikan studi tanpa skripsi. Ia memutuskan menulis artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional sebagai syarat kelulusan.
Keputusan tersebut diambil setelah Aulia merasa cemas menghadapi penyusunan skripsi yang dianggap rumit. Ia kemudian tertarik mengikuti program kampus yang memungkinkan mahasiswa lulus melalui publikasi artikel ilmiah.
Sejak semester VI, Aulia mulai menyusun konsep penelitiannya. Pengalaman menulis artikel selama perkuliahan menjadi bekal awal dalam menyusun karya ilmiah berbasis penelitian.
Dalam penelitiannya, ia mengangkat studi kasus dari pengalaman praktik lapangan di salah satu SMA negeri di Kudus. Ia menyoroti hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan burnout akademik pada siswa.
”Studi kasus saya temukan pada saat semester VI menjalani praktik lapangan di salah satu SMA di Kudus. Ada beberapa siswa curhat pada saya pada saat bimbingan kelompok, yang disampaikan, kurang adanya dukungan sosial, ada tekanan yang didapat dari pertemanan,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026.
Aulia menyebar kuesioner kepada 120 siswa dari kelas X hingga XII secara acak. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan sosial yang negatif di lingkungan pertemanan siswa.
Temuan tersebut sempat diragukan oleh dosen pembimbing karena hasilnya tidak biasa. Namun setelah dilakukan penghitungan ulang, hasil penelitian tetap menunjukkan hubungan yang negatif.
”Artinya, sekolah yang menjadi objek penelitian saya, dukungan sosialnya tidak baik-baik saja. Yang saya teliti hubungan pertemanan sesama siswa, kemudian, hasil yang saya temukan saya sampaikan ke guru bimbingan konseling (BK) dan mereka terkejut serta akan mengambil langkah secepatnya,” ucapnya.
Menurut Aulia, kondisi dukungan sosial yang tidak sehat dapat berdampak pada kejenuhan belajar dan penurunan prestasi akademik. Hal ini menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan.
Penelitian tersebut disusun melalui 25 pertanyaan terkait dukungan sosial teman sebaya dan 20 pertanyaan mengenai burnout akademik. Proses penelitian hingga publikasi memakan waktu sekitar tiga bulan.
Setelah dinyatakan layak oleh dosen pembimbing, artikel tersebut dipublikasikan di jurnal nasional terindeks Sinta 3. Dengan capaian tersebut, Aulia yang memiliki IPK 3,49 kini tinggal menunggu wisuda. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....