Tips Aman Melintasi Perlintasan Sebidang

  • 29 Apr 2026 07:16 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Keselamatan di perlintasan sebidang antara jalan raya dan jalur kereta api kembali menjadi sorotan utama bagi para pengguna jalan. Perlintasan sebidang merupakan titik rawan kecelakaan yang sering kali dipicu oleh kurangnya disiplin pengendara dalam mematuhi rambu-rambu yang ada.

Untuk menghindari risiko fatal, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengurangi kecepatan kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan. Hal tersebut perlu dilakukan saat mulai mendekati area perlintasan, baik yang dijaga oleh petugas maupun yang tidak.

Kunci utama keselamatan adalah berhenti sejenak sebelum melintas untuk memastikan keadaan benar-benar aman. Pengendara disarankan untuk mematikan musik atau membuka kaca jendela mobil sedikit agar suara semboyan 35 (klakson kereta api) dapat terdengar dengan jelas.

Prinsip "Berteman" (Berhenti, Tengok Kanan-Kiri, Aman, Jalan) harus diterapkan secara konsisten. Pastikan tidak ada kereta yang mendekat dari kedua arah sebelum Anda memutuskan untuk memacu kendaraan melewati rel.

Apabila sirine sudah berbunyi atau palang pintu mulai bergerak turun, pengendara dilarang keras untuk menerobos dengan alasan apa pun. Banyak kecelakaan terjadi karena pengemudi memaksakan diri melintas di saat posisi kereta sudah sangat dekat, yang mengakibatkan kendaraan terjebak di tengah rel.

Kereta api tidak dapat berhenti mendadak karena massa dan kecepatannya yang besar. Keselamatan sepenuhnya berada di tangan pengendara yang harus rela mengantre hingga jalur kembali kosong.

Terakhir, pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum bepergian, terutama sistem kelistrikan dan mesin untuk mencegah mogok secara tiba-tiba di atas rel. Jika dalam keadaan darurat kendaraan mati mesin di tengah perlintasan, segera evakuasi seluruh penumpang keluar dari kendaraan dan menjauh dari jalur rel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....