Pendekatan Preventif Cegah Ujaran Kebencian di Kalangan Generasi Muda

  • 21 Apr 2026 09:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Efek dari ujaran kebencian yang negatif secara sosial dapat menyangkut ke pelanggaran hukum, sehingga membutuhkan pencegahan. Pendekatan preventif sejak dini bisa menjadi salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya ujaran kebencian di generasi muda.

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Andini Panjaitan menyebut, hal ini sebenarnya cukup serius. Jika dilihat dari perspektif hukum dan sosial, ujaran kebencian dianggap bisa memiliki efek domino yang cukup berbahaya.

“Prosesnya bisa dimulai dari rasa kebencian yang disebarkan secara online, ngebentuk jadi persepsi negatif di masyarakat secara kolektif. Terus mendorong diskriminasi sosial juga, dan di titik paling ekstrem itu bisa berujung dengan konflik fisik dan kekerasan berbasis agama,” ujarnya dalam program SPADA PRO 2 Semarang, Selasa, 14 April 2026.

Tanpa penanganan yang serius, ia menyebut hal ini bisa mengancam hak dasar manusia di tengah masyarakat. Hal tersebut yang membuat regulasi secara hukum diperlukan, yang sebenarnya sudah ada namun dari segi penerapannya masih belum optimal.

“Undang-undang ini semua sudah mengatur untuk penanganan ujaran kebencian secara tertulis, tapi perangkatnya sendiri belum lengkap. Masalahnya ada di beberapa hal sekaligus seperti pasal karet dan definisi yang terlalu luas, itu bikin penerapannya jadi nggak konsisten dan rentan disalahgunakan,” jelas Andini.

Supaya ujaran kebencian bisa dicegah, Andini mengatakan, hal ini kembali pada edukasi dan literasi digital yang serius. Hal ini perlu dilakukan sejak usia dini, sehingga butuh pendekatan yang lebih preventif disamping pendekatan secara hukum.

“Konkretnya kita perlu kurikulum literasi media yang substantif di sekolah, jadi nggak sekadar imbauan hati-hati di internet. Pendidikannya harus yang benar-benar melatih kemampuan untuk anak-anak berpikir kritis, dalam membaca dan apa yang dikonsumsi di konten digital,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....