Pengorbanan dan Kepedulian Jadi Internalisasi Nilai Paskah di Masyarakat

  • 14 Apr 2026 08:56 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Paskah tidak sebatas dimaknai secara tradisi, namun juga dimaknai sebagai sebuah aksi nyata di masyarakat. Lewat pengorbanan dan kepedulian pada sesama tanpa membedakan latar belakang, menjadi cara agar nilai-nilai Paskah bisa terinternalisasi di masyarakat secara luas.

School Development Consultant, Dr. Lies Budyana menyebut, apapun bidang pengabdian yang digeluti bisa memiliki kesempatan. Terutama dalam memaknai Paskah yang tidak sekadar sebuah tradisi, namun menurutnya dimaknai sebagai sebuah pengorbanan dan sumbangsih.

“Jadi pengorbanan apa satu hal yang sedikit aja, misalnya kita memberi tempat untuk penumpang yang lebih tua untuk duduk dan kita berdiri. Itu bentuk pengorbanan seperti makna Paskah ini, jadi bukan seremonial atau tradisi tapi dari sebuah pengorbanan dan sebuah harapan yang ditanamkan,” sebut Lies dalam program SPADA PRO 2 Semarang, Selasa, 7 April 2026.

Lies menekankan pada aksi nyata yang tidak terbatas pada masyarakat homogen saja, namun melintasi batas-batas geografis hingga ekonomi. Mengenai unsur toleransi, Lies juga menyebut bahwa dalam memaknai Paskah hal tersebut bisa diasosiasikan dengan kata peduli.

“Saya sedih lihat di medsos ketika orang mendapat celaka atau diperlakukan jahat, masyarakat nggak ada yang berani atau nggak peduli. Bahkan kalau misalnya ada pelecehan di fasilitas umum, semua hanya melihat atau memvideokan saja tapi tidak ada action,” ucapnya.

Ia mencontohkan salah satu gerakan sekolah MisBar atau “gerimis bubar”, yang terletak di Pemakaman Gunung Berintik di Semarang. Hal ini bisa menjadi salah satu contoh bentuk kepedulian terhadap anak-anak, tanpa memandang latar belakang khususnya keyakinan.

“Ini orang dari Operation Blessing mereka ngumpulin anak-anak disitu yang nggak sekolah, mereka ajari calistung dasar agar bisa hidup dengan layak. Jadi apapun itu kesempatan di sekitar kita, pasti ada terbuka lebar jadi semua aktivitas apapun jika kita melangkah untuk sesuatu itulah makna Paskah,” ujar Lies.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....