Nilai-Nilai Paskah Relevan Bagi Masyarakat Majemuk

  • 14 Apr 2026 07:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Perayaan Paskah yang telah dirayakan beberapa waktu lalu, memiliki makna yang cukup luas dan relevan bagi masyarakat majemuk. Khususnya dalam menyambung harapan dari masa lalu, dan selalu melakukan kebaikan-kebaikan kecil di lingkungan masyarakat.

Menurut Dr. Lies Budyana yang merupakan seorang School Development Consultant, Paskah dapat dimaknai sebagai melewati masa lalu. Ia menyebut, secara bahasa Inggris, Paskah disebut Passover yang bermakna menyambung kembali harapan selaras dengan kebangkitan Yesus Kristus.

“Itu sejarah yang tidak bisa kita ubah, tetapi yang bisa kita ingat adalah semuanya sudah Passover artinya sudah kita lewati. Jadi kita tidak akan biarkan itu mengendalikan masa depan kita, jadi sudah disambung ulang dengan harapan yang disambung kembali oleh Tuhan,” ucapnya dalam program SPADA PRO 2 RRI Semarang, Selasa, 7 April 2026.

Ia menyebut, Paskah menjadi momen membentuk ulang harapan yang lebih baik, setelah melewati apa yang pernah dialami sebelumnya. Lies menjelaskan, Paskah punya memiliki banyak pesan, salah satunya mengingatkan agar tidak tinggal dalam kubur masa lalu dan melangkah keluar.

“Batu besarnya udah digulingkan, sekarang bagiannya kita melangkah angkat satu kaki langkah. Melangkah satu langkah pertama itu berat, kalau tidak dilakukan ya sama saja karena itu 50 persen dari kesuksesan,” katanya.

Jika direfleksikan dalam kehidupan, Lies menjelaskan, jika kita terlibat dalam suatu langkah kebaikan, maka akan membuat seseorang bisa lebih bersyukur. Berkaca pada masyarakat yang majemuk, Lies juga menilai nilai-nilai Paskah cukup relevan bagi masyarakat secara luas.

“Bagi saya momen ini tidak bisa dipisahkan dari pengorbanan dan harapan baru, satu hal kecil nih ya waktu saya lihat itu. Ketika kita melakukan satu praktik baik kecil sesepele apapun, contohnya mempersilakan orang jalan duluan daripada nggerombol itu bentuk pengorbanan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....