Potensi Geothermal Indonesia, untuk Apa Saja?
- 07 Apr 2026 10:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Krisis energi saat ini mulai menghantui dunia, karena mayoritas negara di dunia banyak menggunakan bahan bakar fosil. Sumber energi alternatif hendaknya harus mulai dipikirkan, salah satunya adalah Geothermal energy.
Geothermal energy atau energi panas bumi adalah jenis energi terbarukan yang berasal dari sumber panas alami dari dalam perut bumi. Energi panas bumi terbentuk dari peluruhan radioaktif dan sisa panas dari pembentukan bumi yang tersimpan pada lapisan dalam bumi.
Sudah sejak lama pemanfaatan geothermal dilakukan, utamanya pada daerah dengan aktivitas vulkanik tinggi. Tak mengherankan jika negara seperti Indonesia memiliki potensi geothermal yang luar biasa besar karena berada di jalur cincin api pasifik.
Pemanfaatan energi panas bumi sebagian besar digunakan untuk pembangkit listrik. Uap panas yang muncul dari dalam bumi digunakan untuk memutar turbin yang kemudian menghasilkan energi listrik.
Sektor lain seperti pertanian ternyata juga bisa memanfaatkan sumber panas bumi. Panas bumi digunakan untuk menghangatkan rumah kaca sehingga tanaman tetap dapat tumbuh optimal pada berbagai kondisi cuaca.
Bagi yang suka berendam, sumber panas bumi juga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata pemandian air panas alami. Tak hanya menarik wisatawan, pemandian air panas alami juga dipercaya mempunyai manfaat kesehatan.
Energi Geothermal mempunyai keunggulan disbanding sumber energi lain karena lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sumber energi ini tidak menghasilkan emisi karbon sebesar bahan bakar fosil sehingga mengurangi resiko dan dampak perubahan iklim.
Sampai saat ini potensi geothermal di Indonesia baru tergarap kurang lebih 10% dari total 40% potensi panas bumi dunia yang ada di Indonesia. Jika bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, tentunya sumber energi ini akan mengurangi ketergantungan pada penggunaan bahan bakar fosil.
Walaupun demikian, pemenfataan potensi geothermal memiliki tantangan yang besar dalam hal biaya eksplorasi yang tinggi dan resiko geologis. Oleh sebab itu, perlu teknologi dan perencanaan yang matang untuk optimalisasi penggunaan energi geothermal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....