Visualisasi Jalan Salib, Carolus Hero Dalami Kisah Sengsara Yesus
- 03 Apr 2026 17:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Menjelang peringatan Paskah jemaat Gereja Katolik Santo Yusup Kabupaten Batang menggelar aksi tablo mini untuk memvisualisasikan kisah sengsara Yesus Kristus. Untuk menghidupkan aksi tablo mini tersebut, menghadirkan sosok Carolus Hero seorang Orang Muda Katolik, yang terpilih memerankan karakter Yesus Kristus, Jumat 3 April 2026.
Selama proses persiapannya , Carolus Hero yang kini telah menyelesaikan pendidikannya dari SMA Negeri 2 Batang ini tak hanya melakukukan latihan seni peran. Namun lebih dari itu, ia harus mendalami makna dari kisah sengsara Yesus Kristus, untuk menghidupkan suasana dan karakter saat memerankannya.
"Saya dipilih langsung oleh Romo Paskalis Tejo Wibowo, dan langsung melakukan latihan bersama Romo dan teman-teman tim. Persiapannya dua Minggu untuk menyesuaikan gerak dengan narasi yang dibacakan Romo dan narator," ungkapnya.
Inti dari aksi teaterikal visualisasi Jalan Salib adalah merasakan betul kesengsaraan Yesus, yang sempat jatuh beberapa kali. "Di situ saya harus memperagakan adegan jatuh sampai tiga kali, maknanya Yesus yang memanggul salib terasa berat karena menanggung dosa seluruh umat manusia," ujarnya.
Sedangkan untuk persiapan merias wajah membutuhkan waktu selama satu jam. Dari sisi kereligiusan, diakuinya sempat diminta untuk melakukan sejumlah persiapan agar mental lebih tenang.
"Persiapannya hanya doa dan mendalami karakternya Yesus agar lebih natural," bebernya. Di sisi lain, Koordinator Liturgi Gereja Katolik Santo Yusup Batang, Yohanes Caesar Kriswanto Priatmaja menerangkan, perayaan Paskah sebelumnya telah dirayakan sejak pekan lalu yakni Minggu Palma dan Jumat Agung untuk mengenang wafat Yesus.
Kemudian, dilanjutkan Sabtu malam untuk malam tirakatan kebangkitan Yesus dan puncaknya Minggu pagi hari raya Paskah. "Jalan Salib ini divisualisasikan dengan mini tablo yang memperagakan kisah sengsara Yesus memanggul salib hingga akhirnya disalibkan," ujarnya.
Ia menjelaskan, ada sejumlah pemberhentian yang menggambarkan peristiwa Yesus saat memanggul salib. Jalan Salib bermakna untuk mengenang dan mengingatkan kisah ketika Yesus ditangkap prajurit Romawi hingga wafat dan dibangkitkan. "Semoga Paskah tahun ini membawa kedamaian di dunia dan mencintai bumi sebagai tempat tinggal kita," harapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....