Buka Akses Warga, TNI Segera Bangun Jembatan Gantung di Desa Tambahrejo Batang
- 27 Mar 2026 16:47 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang — Keterbatasan akses yang selama ini dialami warga di Desa Tambahrejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang akan segera teratasi. TNI Angkatan Darat melalui program Jembatan Gantung Perintis Garuda akan membangun jembatan penghubung antarwilayah guna membuka keterisolasian masyarakat.
Komandan Kodim 0736/Batang, Letkol Inf Andika Baroto C, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan jembatan di Dukuh Mroto, Jumat, 27 Maret 2026. Jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Dukuh Mroto dengan Dukuh Cinde di desa setempat.
Dandim menjelaskan, pembangunan jembatan gantung ini memiliki manfaat strategis dalam mendukung mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan. “Pembangunan ini untuk membuka akses masyarakat agar lebih mudah beraktivitas, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah,” ujarnya.
Ia menambahkan, Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Tambahrejo merupakan pembangunan tahap IV dengan panjang sekitar 40 meter. Rencananya, peletakan batu pertama akan dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 2 April 2026.
Program pembangunan 200 jembatan gantung ini merupakan inisiatif strategis TNI Angkatan Darat yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program tersebut menjadi upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah terpencil pedesaan.
Ia menegaskan, TNI AD berkomitmen mendukung pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. “TNI AD hadir untuk membantu, mengawal dan memastikan pembangunan ini tepat sasaran serta berjalan dengan baik,” bebernya.
Sementara itu, perangkat Desa Tambahrejo, Aji, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Kodim 0736/Batang. “Dengan rencana pembangunan jembatan gantung perintis garuda warga masyarakat Desa Tambahrejo maupun earga sekitar, ini akan sangat besar manfaatnya serta dampaknya bagi warga,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....