Tradisi Berburu Takjil Ramai Warnai Sore Ramadan

  • 13 Mar 2026 11:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Suasana sore kali ini terasa berbeda dibandingkan dengan hari sebelumnya. Di bulan Ramadan, berbagai daerah dipenuhi dengan aktivitas masyarakat berburu takjil untuk persiapan berbuka puasa.

Tradisi berburu takjil menjelang buka puasa menjadi pemandangan khas setiap tahunnya, dimana warga memadati jalan dan banyak area penjualan makanan menjelang waktu magrib.

Fenomena tersebut banyak terjadi di banyak titik keramaian seperti pinggir jalan, pasar dadakan, hingga kawasan kuliner musiman. Lokasi-lokasi tersebut berubah menjadi pusat aktivitas warga yang mencari aneka macam hidangan.

Banyak masyarakat di berbagai kalangan dari pelajar, mahasiswa, hingga orang tua berburu aneka makanan dan minuman yang dijual saat bulan Ramadan. Dari mereka terlihat berjalan kaki, mengendarai motor, maupun ada yang berhenti sejenak di lapak pedagang untuk membeli makanan.

Seperti Nina (20), mahasiswi Universitas Diponegoro yang sering berburu takjil di kawasan kampus. “Beli takjil karena lebih praktis, soalnya kan kita udah berkegiatan juga di kampus dan enaknya tuh buka puasa langsung beli aja setelah kelas,” ungkapnya.

Nina juga menyampaikan ramainya berburu takjil karena kemudahan dalam menemukan menu siap santap dengan harga yang terjangkau. “Iya, dan hidangan yang dijual tuh banyak dan murah, bahkan ada makanan musiman cuman ada di bulan Ramadan, jadi kayak kesempatan setahun sekali,” katanya.

Tradisi berburu takjil tidak hanya sekedar kegiatan membeli hidangan untuk berbuka, tetapi juga menjadi bagian dari budaya yang menghidupkan suasana Ramadan. Keramaian ini juga mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyambut waktu berbuka puasa. (Yola)

Rekomendasi Berita