Jahe Sereh dan Label “Kuno” di Mata Anak Muda
- 05 Mar 2026 08:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Ingatkah kapan terakhir kali Anda minum jahe sereh tanpa sedang flu atau disuruh orang rumah?.bagi banyak anak muda, minuman ini baru dicari saat badan sudah benar-benar “nggak beres”. Selebihnya, pilihan jatuh ke minuman manis, kopi atau apa pun yang bisa diminum sambil jalan, jahe sereh mungkin terasa terlalu ‘landai’ untuk gaya hidup yang kini serba cepat.
Anak muda, rasanya seperti manusia yang paling sibuk dengan jadwalnya, bangun pagi dikejar waktu, siang dikejar target, malam masih dibayangi notifikasi. Di kondisi itu, jangankan hadir untuk menemani, minuman hanyalah sekadar mengisi disela kehausan.
“Ah minum jahe? seperti orang tua saja!”, seringnya dikatakan demikian, tanpa sadar, minuman ini tersingkir bukan karena rasanya. Tetapi karena kehadirannya dianggap terlalu kuno, tidak trendi, bahkan terlalu tidak menarik untuk dibicarakan.
Padahal, keluhan yang sering muncul hari ini justru sangat cocok dengan karakter jahe sereh, tubuh terasa dingin, perut kurang nyaman, tenggorokan tidak enak, atau pikiran berat. Jahe memberi kehangatan yang membantu tubuh terasa lebih nyaman, sementara sereh memberi aroma segar yang sering membuat napas terasa lebih lega.
Jahe sereh tidak menuntut aturan yang ribet, tidak harus pahit, tidak harus diminum polos. Banyak orang menambahkan madu atau gula aren agar rasanya lebih bersahabat di lidah, bahkan sedikit perasan jeruk nipis agar segarnya lebih terasa.
Cara membuatnya pun sederhana, meski sering dibayangkan rumit, jahe cukup dimemarkan, sereh digeprek, lalu direbus bersama air sampai aromanya keluar. Tidak perlu patokan takaran atau bahkan alat khusus.
Jarang disadari, momen minum jahe sereh bisa menjadi waktu paling tenang, tidak sembari melihat layar, atau bahkan melakukan hal lain, hanya duduk, diam, dan meneguk dikala butuh hangatnya. Tengah hidup yang terus berjalan, momen seperti ini sering diabaikan.
Jahe sereh memang tidak akan mengubah hidup, tapi ia bisa menjadi kebiasaan kecil yang membuat tubuh Anda tidak selalu harus berteriak. Dan mungkin, hari ini, itu bukan sesuatu yang kuno, itu justru bentuk kepedulian paling sederhana pada diri sendiri. (Tania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....