Banjir Grobogan Rendam Ribuan Hektare Sawah, Pemerintah Kawal Asuransi

  • 18 Feb 2026 08:01 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Banjir yang melanda Kabupaten Grobogan sementara tercatat telah merendam 1.842 hektare lahan pertanian. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak mendampingi petani agar bisa mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) jika terjadi gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, menyebut angka tersebut masih sementara. Verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan tanaman akibat genangan.

Menurutnya, saat ini petugas pengendali organisme pengganggu tanaman akan mengecek kondisi sawah. Penentuan puso tidak bisa gegabah karena tanaman masih terendam air.

“Petugas pengendali organisme pengganggu tanaman atau POPT nanti cek di lapangan bahwa ini puso apa tidak. Karena kalau dalam kondisi terendam kan agak sulit untuk mendeteksi,” katanya usai mendampingi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, meninjau lokasi banjir, Selasa 17 Februari 2026.

Jika dinyatakan gagal panen, laporan akan diteruskan ke PT Asuransi Jasa Indonesia sebagai penanggung jawab AUTP. Proses klaim harus dilaporkan maksimal satu pekan sejak kejadian.

"Paling tidak seketika kejadian sudah difoto, lapor dulu secara SMS, WA, dan sebagainya. Kemudian baru petugas turun untuk mengecek lapangan kebenarannya," katanya.

Fransisco mengakui belum semua petani terdaftar dalam program AUTP. Karena itu, pihaknya mendorong pendaftaran terutama di wilayah rawan bencana agar risiko gagal panen tidak sepenuhnya ditanggung sendiri.

Melalui pendampingan ini, Pemprov berharap petani tetap terlindungi dan produksi padi terjaga. Target swasembada pangan 2026 dinilai tetap realistis meski ancaman cuaca ekstrem membayangi.

Sebagai catatan, Jawa Tengah pernah mengalami puso hingga 35 ribu hektare pada tahun lalu. Namun, provinsi ini tetap menjadi peringkat ketiga nasional produksi padi 2025 dengan sekitar 9,3 juta ton gabah kering giling dan optimistis meningkat tahun depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....