Mengapa Jeruk Identik dengan Imlek? Ini Alasannya!
- 02 Feb 2026 09:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang: Jeruk merupakan buah populer yang sering hadir dalam perayaan Imlek setiap tahunnya. Warna oranye cerah jeruk dianggap melambangkan kebahagiaan, keberuntungan, dan harapan baik bagi kehidupan manusia sepanjang tahun baru Imlek.
Dalam budaya Tionghoa, jeruk identik dengan Imlek karena pengucapannya mirip kata keberuntungan dalam bahasa Mandarin yakni juzi yang mirip dengan kata ji yang berarti "emas" atau "keberuntungan". Buah ini pun dipercaya dapat membawa kelancaran rezeki serta energi positif untuk memasuki tahun baru bagi keluarga dan usaha sehari-hari mereka.
Makna jeruk saat Imlek juga berkaitan dengan doa kesejahteraan, kemakmuran, dan keharmonisan keluarga sepanjang tahun yang berjalan. Memberikan jeruk berarti mendoakan penerimanya memperoleh nasib baik sepanjang tahun mendatang dengan penuh ketulusan, harapan, doa, dan sukacita.
Saat Imlek, jeruk sering disajikan sebagai hantaran ketika berkunjung ke rumah kerabat untuk menjaga silaturahmi, sopan santun, budaya. Jumlah jeruk yang disajikan biasanya genap karena dipercaya membawa keseimbangan dan keberuntungan berlipat dalam hubungan sosial keluarga, bisnis, dan persahabatan.
Tradisi lain adalah menata jeruk di altar doa sebagai simbol penghormatan kepada leluhur dan ungkapan syukur atas berkah kehidupan. Jeruk juga sering diletakkan di ruang tamu sebagai dekorasi pembawa suasana ceria selama perayaan Imlek bersama keluarga dan para tamu yang datang berkunjung.
Selain makna simbolik, jeruk memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia sehari-hari, terutama saat musim hujan. Jeruk kaya vitamin C yang membantu meningkatkan daya tahan dan melawan infeksi tubuh secara alami, efektif, ringan, dan berkelanjutan.
Selain vitamin C, jeruk mengandung serat yang baik untuk pencernaan tubuh, khususnya untuk menjaga usus sehat dan nyaman. Kandungan antioksidan dalam jeruk membantu menangkal radikal bebas dan menjaga kesehatan sel tubuh dari kerusakan dan penuaan dini.
Jeruk juga mengandung kalium yang berperan penting dalam menjaga tekanan darah stabil serta fungsi jantung tetap sehat dan kuat. Asupan jeruk secara rutin mampu mendukung hidrasi tubuh karena kandungan airnya tinggi sehingga aman dikonsumsi karena segar dan alami.
Perpaduan makna budaya dan manfaat gizi membuat jeruk istimewa saat perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa dan tradisi yang telah turun-temurun. Karena itu, jeruk tidak sekadar buah, melainkan simbol doa dan harapan bersama yang mengiringi harapan tahun baru Imlek secara penuh. (cel)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....