Burn Out Mengintai Pelajar di Tengah Ambisi Masuk PTN

  • 02 Feb 2026 09:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Tumpukan buku, jadwal padat, dan tuntutan akademik sering kali menjadi pemandangan sehari-hari bagi sebagian pelajar. Di balik ambisi belajar agar diterima di perguruan tinggi negeri(PTN), kelelahan fisik dan mental perlahan muncul tanpa disadari.

Fenomena burn out saat belajar kini semakin sering dialami ketika ritme aktivitas tidak diimbangi waktu istirahat yang cukup. Rasa lelah ini turut memengaruhi emosional dan motivasional individu.

Salah satu pelajar SMA tahun terakhir, Jihan, mengungkapkan tekanan belajarnya meningkat karena target masuk perguruan tinggi. “Hampir setiap hari mikirin soal UTBK, pulang sekolah masih les, malam belajar lagi karena takut kalah saing, saking stresnya otak kayak nolak materi,” ujarnya, Senin, 2 Februari 2026.

Burn out menyebabkan individu sulit fokus, mudah cemas, dan merasa jenuh mengerjakan tugas yang terus menumpuk. Kondisi ini kerap dianggap wajar, padahal bisa berdampak pada kesehatan mental berkepanjangan jika dibiarkan.

Tekanan untuk terus produktif membuat sebagian pelajar mengabaikan sinyal tubuh dan pikiran. Padahal, jeda sejenak justru bisa membantu mengembalikan semangat dan keseimbangan fokus belajar.

Hal tersebut dirasakan oleh pelajar lain asal Bogor, Aditya, yang merekomendasikan hobi untuk mendistraksi burn out. “Kalau mulai capek, aku istirahat sebentar sih sambil nyanyi atau main gitar, habis itu ya tetap belajar lagi,” ungkapnya.

Menurutnya, burn out menjadi tanda bahwa perjuangan akademik tidak selalu berjalan tanpa lelah. Penting bagi pelajar untuk memberi jeda dan menjaga kesehatan mental di tengah tekanan dan target besar. (Nina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....