Kelokan Menanjak Rawan Kecelakaan, Butuh Kewaspadaan Pengendara

  • 02 Feb 2026 08:50 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Kondisi hujan dan keberadaan truk bermuatan besar meningkatkan risiko kecelakaan di kelokan menanjak. Jalur perbukitan menuntut kewaspadaan tinggi dari pengendara.

Salah satu pengguna jalan, Nasywa, mengaku kerap melintasi kelokan menanjak di jalur Bawen–Ambarawa, Kabupaten Semarang. Ia menyebut jalur tersebut rawan karena banyak tikungan dan truk besar.

Tanjakan dan tikungan membatasi jarak pandang dari arah berlawanan. Situasi ini berbahaya ketika kendaraan melintas bersamaan, terutama saat cuaca buruk.

“Jalurnya susah karena banyak tanjakan, tikungan, dan truk besar. Saya pernah hampir berhadapan dengan truk yang saling menyalip, jadi harus fokus ke depan dan spion, tidak menambah kecepatan di kelokan ramai,” ujarnya, Senin, 2 Februari 2026.

Risiko kecelakaan semakin meningkat saat hujan karena kondisi jalan menjadi licin. Kendaraan bermuatan berat juga memengaruhi stabilitas lalu lintas di tanjakan.

Pengguna jalan lainnya, Maulida, mengaku pernah menyaksikan kecelakaan sepeda motor di kelokan menanjak. Peristiwa tersebut terjadi saat pengendara mencoba menyalip truk di tengah hujan.

“Saya pernah lihat langsung yang naik motor jatuh pas mau nyalip. Waktu itu hujan, jadi pengendara harusnya tahu kondisi jalan dan ban kendaraan juga baik atau tidak,” ujarnya.

Sebagai sesama pengguna jalan, ia berharap para pengendara lebih menyadari potensi bahaya di kelokan menanjak. Keselamatan dapat terjaga dengan mematuhi rambu lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan terhadap pengguna jalan lain. (Nina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....