Ruang Produktif Teman Tuli Semarang

  • 20 Jan 2026 10:48 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Sejumlah Teman Tuli di Semarang mengisi waktu dengan kegiatan membatik yang dinaungi oleh komunitas bernama Kawula Tuna Rungu atau Katun Ungu. Aktivitas ini menjadi salah satu cara mereka untuk tetap produktif.

Bagi Teman Tuli Katun Ungu, membatik berfungsi sebagai kegiatan ekonomi dan menjadi gaya hidup. Mereka bisa menyalurkan minat, berbagi ilmu, dan melatih keterampilan secara berkelanjutan.

Proses membatik dilakukan mulai dari mencanting, pewarnaan, hingga penyelesaian kain untuk diperjualbelikan. Setiap anggota memiliki peran masing-masing dan bekerja sesuai kemampuan yang dimiliki.

Ketua komunitas Katun Ungu, Sri Suprapti, mengatakan bahwa kegiatan membatik yang dimulai pada 20 Oktober 2013 oleh Teman Tuli memberi dampak positif bagi kemandirian anggota. "Komunitas ini lahir karena lapangan kerja yang sedikit dan keterbatasan akses keterampilan sehingga diharapkan bisa membuka peluang mandiri", ujarnya setelah diterjemahkan dari bahasa isyarat.

Salah satu anggotanya mengaku merasa lebih dihargai dan produktif setelah bergabung dalam komunitas ini. “Saya senang bertemu orang-orang dan tertawa bersama," ujarnya melalui bahasa isyarat.

Hasil batik karyanya kemudian diperjualbelikan dan dipamerkan dalam kegiatan komunitas yang membuka interaksi langsung antara Teman Tuli dan masyarakat, salah satunya bekerja sama dengan organisasi mahasiswa. Saat ini, kegiatan Katun Ungu berpusat di Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Rogojembangan Timur No.4 Tandang, Semarang.

Melalui kegiatan ini, Teman Tuli menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang produktivitas dan menjadi alasan untuk diam. Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana komunitas yang inklusif mendorong gaya hidup mandiri bagi Teman Tuli. (Nina)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....