Cara Mudah Menanam Rosemary, Bunga Indah Seribu Manfaat

  • 17 Jan 2026 19:35 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Rosemary yang harum dan lezat, adalah herba yang sangat bagus untuk kita tanam sendiri, baik di dalam ruangan dengan pot, ataupun di luar ruangan seperti di taman Anda. Rosemary pada umumnya tidak sulit untuk ditanam dan setelah berakar, tanaman semak tahunan ini akan hidup bertahun-tahun.

Ada banyak jenis rosemary yang masing-masing memiliki karakteristik berbeda. Beberapa jenis rosemary akan tumbuh sangat rimbun dan tinggi, sementara jenis yang lainnya cenderung pendek.

Beberapa jenis rosemary memiliki bunga berwarna ungu atau biru, dan yang lainnya berwarna putih.

Rosemary paling mudah ditanam dari potongannya, daripada dari benihnya. Cari tanaman rosemary yang Anda suka dan ambil beberapa potongan sepanjang 4 inci untuk Anda tanam kembali.

Waktu yang paling baik untuk melakukan hal ini adalah pada akhir musim hujan, namun bisa juga ditanam dimusim hujan maupun kemarau. Tanaman yang akan Anda tumbuhkan dari potongan rosemary akan memiliki kualitas yang sama dengan tanaman induknya.

Jika memilih untuk menanam jenis rosemary yang belum pernah terlihat di sekitar Anda, bisa pesan potongan rosemary secara online atau ke toko tanaman.

Juga bisa membeli tanaman rosemary muda jika tidak ingin menanam potongan rosemary.

2 Singkirkan daun dari bagian paling bawah batang rosemary.

Singkirkan daun dari bagian paling bawah batang rosemary. Sebelum menanam rosemary, singkirkan daun dari bagian paling bawah batangnya (sekitar 2-3 cm dari ujungnya) terlebih dahulu karena bagian ini akan terkubur di dalam tanah.

Singkirkan daun di bagian ini karena bisa membuat batang rosemary membusuk sehingga tidak dapat tumbuh.

3 Tanam rosemary.

Letakkan masing-masing potongan rosemary ke dalam pot yang berisi tanah yang terdiri dari dua-per-tiga pasir kasar dan satu-per-tiga lumut gambut. Letakkan pot di daerah yang banyak mendapat sinar matahari, tapi bukan di bawah sinar matahari langsung.

Siram potongan ini secara teratur dan simpan di tempat yang hangat hingga akarnya mulai terbentuk, yaitu sekitar tiga minggu. Untuk membantu potongan rosemary tumbuh, bisa memasukkan pot ke dalam kantung plastik yang memiliki beberapa lubang di bagian atasnya.

Anda juga bisa merendam ujung potongan rosemary di dalam bubuk akar untuk memberikannya nutrisi yang lebih baik untuk tumbuh.

4 Tanam bibit rosemary.

Setelah akarnya terbentuk, Anda bisa menanam rosemary di dalam pot atau di luar rumah misalnya di taman. Rosemary bisa beradaptasi dengan sebagian besar kondisi pertumbuhan dan cukup kuat.

Rosemary tahan terhadap salju, batu kapur, suhu tinggi, tepi laut, dan segala jenis tanah. Tapi rosemary akan tumbuh paling baik di lingkungan yang hangat hingga panas dan iklim yang cukup kering.

Pilih lingkungan yang mendapat sinar matahari penuh, dan cukup kering. Tentukan apakah ingin terus menanamnya di dalam pot atau memindahkannya ke taman.

Menanam rosemary di pot lebih baik, karena bisa memindahkannya sewaktu-waktu jika diperlukan. Jika menanam rosemary di tamah, pilih tanah dengan aliran air yang baik sebab rosemary bisa membusuk jika ditanam di tanah yang terendam air. Semakin basa ph tanah tempat menanamnya, maka akan semakin harum rosemary yang dihasilkan. Beri sedikit kapur jika tanah Anda terlalu asam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....