Mengenal Ear-Tipping, Penanda Kucing Sudah Steril

  • 29 Nov 2025 17:19 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Di banyak wilayah, makin sering terlihat kucing jalanan dengan ujung telinga yang dipotong kecil. Tanda ini bukan akibat kekerasan, melainkan prosedur resmi yang disebut ear-tipping.

Metode ini dipakai sebagai penanda bahwa kucing tersebut sudah menjalani steril. Ear-tipping dilakukan oleh dokter hewan saat kucing menjalani operasi sterilisasi.

Ujung telinga kiri dipotong sedikit berbentuk miring agar mudah dikenali dari jauh. Ini dianggap cara paling aman dan efektif untuk menghindari kucing tertangkap dan disteril ulang.

Program seperti ini umumnya terkait pendekatan TNR (Trap–Neuter–Return). Kucing liar ditangkap, disteril, diberi penanda telinga, lalu dilepas kembali ke habitat aslinya.

Tujuannya mengendalikan populasi kucing jalanan tanpa mengganggu ekosistem lokal. Penandaan telinga juga membantu relawan dan masyarakat membedakan mana kucing yang sudah steril dan mana yang belum.

Dengan begitu, upaya pengendalian populasi bisa lebih terfokus, dan angka kelahiran liar yang tidak terkendali dapat ditekan. Selain mengurangi reproduksi, kucing yang disteril biasanya lebih sehat dan kurang agresif.

Mereka tidak lagi berkelahi untuk memperebutkan pasangan, sehingga resiko penyakit reproduksi pun ikut menurun. Dampaknya, koloni kucing liar lebih stabil dan lebih aman bagi lingkungan.

Dalam praktiknya, ear-tipping menjadi simbol sederhana dari upaya besar menjaga kesejahteraan kucing. Tanda kecil di telinga itu menandakan bahwa kucing sudah dilindungi sekaligus membantu komunitas mengelola populasi dengan lebih manusiawi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....