Kembar Mayang, Lambang Kesiapan Pengantin Jawa
- 23 Nov 2025 18:57 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Memilih menyelenggarakan pernikahan menggunakan adat Jawa jadi salah satu bentuk melestarikan kebudayaan di Indonesia. Dalam adat Jawa, pernikahan merupakan sesuatu yang sakral, sehingga banyak ritual-ritual yang memiliki makna baik didalamnya.
Dalam ritual temu manten biasanya terdapat hiasan kembar mayang yang dibentuk dengan begitu indah. Namun, tak sekadar hiasan, ternyata kembar mayang memiliki makna dan filosofi yang mendalam bagi calon pengantin.
Pengertian Kembar Mayang
Mengutip dari jurnal berjudul 'Kembar Mayang Dalam Upacara Pernikahan Masyarakat Jawa (Tinjauan Filosofis)' karya Dwi Oktaviana dari STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Kembar mayang adalah hiasan yang terdiri dari janur dan daun yang dirangkai dengan bunga potro menggolo dan bunga pudak.
Hiasan tersebut dibentuk dengan menggunakan batang pisang sebagai alat pendukung elemen yang digunakan untuk merakit Kembar mayang. Bentuk Kembar mayang termasuk seni dekorasi dalam adat pernikahan Jawa.
Pengertian lainnya dari kembar mayang yaitu semacam buket dari daun kelapa yang masih muda atau biasa disebut dengan janur. Janur digabungkan dengan beberapa jenis dedaunan dan bunga mayang.
Kembar mayang berjumlah dua buah dengan bentuk dan isi yang sama. Kembar mayang melambangkan mekarnya bunga pinang.
Sedangkan makna yang terkandung di dalamnya adalah mengantarkan seseorang pada kehidupan baru di dalam masyarakat. Sehingga diharapkan yang bersangkutan dapat berkontribusi kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....