Kenapa Musik Bisa Mengubah Suasana Hati?

  • 30 Okt 2025 12:16 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Pernah merasa tiba-tiba semangat setelah mendengar lagu favorit?. Atau justru mellow ketika lagu galau diputar?

Musik memang punya kekuatan unik yang bisa memengaruhi suasana hati manusia, dan sains ternyata punya jawabannya. Menurut penelitian dari Harvard Medical School, musik bekerja seperti “pengendali emosi” alami bagi otak.

Saat kita mendengarkan lagu yang disukai, otak melepaskan dopamin. Yakni zat kimia yang juga muncul ketika kita merasa senang, jatuh cinta, atau menikmati makanan favorit.

Dopamin inilah yang membuat kita merasa bahagia, tenang, atau bersemangat saat mendengar irama tertentu. Namun, efek musik tak hanya soal rasa senang.

Lagu bernada pelan dan minor, dapat memicu aktivitas di area amigdala, bagian otak yang mengatur emosi kesedihan/nostalgia. Karena itu, musik sendu bisa membuat seseorang merasa lega saat sedang sedih, semacam cara alami untuk menyalurkan emosi.

Penelitian lain dari University of Groningen, Belanda, menemukan bahwa musik juga bisa mewarnai cara kita memandang dunia. Responden yang mendengarkan lagu ceria cenderung lebih mudah mengenali ekspresi bahagia pada wajah orang lain.

Sedangkan musik sedih membuat mereka lebih peka terhadap ekspresi murung. Artinya, musik dapat memengaruhi cara kita menafsirkan emosi di sekitar.

Efek ini juga dimanfaatkan di dunia medis. Dalam music therapy, pasien dengan gangguan kecemasan atau depresi diajak mendengarkan atau memainkan musik untuk membantu menstabilkan emosi.

Irama yang lembut dan harmonis terbukti menurunkan detak jantung serta menenangkan sistem saraf. Jadi, jika suasana hati sedang buruk, memutar lagu favorit bukan hal sepele.

Musik membantu otak menyeimbangkan hormon stres dan menciptakan ruang tenang di tengah kesibukan. Namun, penting juga untuk menyesuaikan pilihan lagu.

Terlalu lama mendengarkan lagu bernuansa sedih saat hati sedang lemah justru bisa memperpanjang perasaan negatif. Pada akhirnya, musik adalah bahasa universal yang berbicara langsung kepada emosi manusia.

Dari nada, ritme, hingga liriknya, musik memberi ruang bagi kita untuk merasakan, melepaskan, dan kembali menemukan keseimbangan dalam diri. (Ashfa)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....