Gamelan, Arti Kata dan Alunan Indah Suaranya
- 03 Okt 2025 21:16 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Gamelan Jawa adalah salah satu wujud kesenian unik yang mampu bertahan selama berabad-abad dihati penggemarnya. Istilah gamelan merujuk pada instrumen atau alat yang merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama.
Kata gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa, yaitu gamel yang berarti memukul atau menabuh. Lalu, kata itu diikuti akhiran an yang menjadikan kata benda.
Dalam seperangkat gamelan terdiri dari beberapa unit alat musik yang ketika dimainkan dapat membentuk alunan musik yang selaras. Beberapa contoh instrumen penting didalamnya adalah slentem,kenong, kempul dan gong.
Slenthem merupakan salah satu instrumen gamelan yang bebentuk lembaran logam (bilah) yang diuntai dengan tali. Direntangkan di atas tabung-tabung resonator dan bila ditabuh menghasilkan dengungan rendah atau gema yang mengikuti nada balungan.
Kenong termasuk dalam alat musik berpencu mirip bonang, dengan ukuran lebih besar daripada bonang. Kenong dimainkan dengan cara dipukul dengan satu alat pemukul berlilit kain yang disebut tabuh.
Fungsi kenong sebagai penentu batas-batas gatra serta menegaskan irama. Jumlah kenong dalam satu set gamelan bervariasi antara 12 hingga 15 buah.
Kempul merupakan salah satu perangkat gamelan yang digantung menjadi satu perangkat dengan gong. Kempul menghasilkan suara yang lebih tinggi daripada gong.
Gong merupakan instrumen terbesar dalam gamelan yang umumnya terbuat dari perunggu atau logam kuningan. Gong mempunyai garis tengah 69 cm hingga 105 cm dimainkan dengan cara dipukul seperti kempul.
Gong menghasilkan bunyi dengan frekwensi paling rendah diantara instrumen gamelan lainnya. Gong biasanya dipukul sebagai tanda akhir dari sebuah lagu gendhing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....