Basmati, Beras Berindeks Glikemik Rendah
- 30 Sep 2025 21:48 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Masyarakat tentu familier dengan kuliner nasi biryani. Makanan ini merupakan makanan khas Timur Tengah yang cukup populer di berbagai negara.
Selain rasa rempah yang kuat, nasi biryani mempunyai kekhasan lain yakni bentuk, tekstur dan rasa beras yang digunakan. Nasi biryani menggunakan beras basmati, butirannya ramping memanjang, teksturnya tidak lembut pulen, tetapi juga tidak keras, aromanya khas.
Jika biasanya untuk memasak beras bisa langsung dimasak, beras basmati harus direndam dulu sekira 30 menit. Agar bisa lebih mekar dan bumbu bisa meresap dengan baik.
Beras basmati mempunyai indeks glikemik yang rendah, sehingga membantu mengontrol kadar gula darah. Bagi penderita diabetes, beras basmati menjadi pilihan untuk menggantikan beras jenis lain yang biasa dikonsumsi.
Saat ini masyarakat semakin memperhatikan kesehatan, juga penuh kreasi. Sehingga penggunaan beras basmati bukan hanya dikhususkan diolah menjadi nasi biryani, tetapi juga dikreasikan dengan bumbu lainnya.
Seperti dipadukan dengan kecombrang, kemangi, daun jeruk, sambal atau juga santan. Lauknya pun bukan hanya daging kambing seperti nasi biryani, tetapi juga ayam, bebek, dan kreasi lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....