Bahaya Bau Belerang Pada Petasan

  • 06 Mar 2025 12:31 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Petasan banyak dinyalakan atau digunakan saat perayaan-perayaan tertentu, tak terkecuali saat bulan puasa atau menjelang Idul fitri. Walaupun bisa membuat suasana menjadi meriah, tak jarang petasan juga bisa mengganggu karena baunya.

Bau petasan dihasilkan dari belerang yang menjadi bahan pembuatannya dan sangat berbahaya jika terlalu banyak terhirup. Senyawa sulfur dioksida dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan dan mata.

Gangguan pernafasan lebih parah seperti asma dapat terjadi karena paparan bau belerang ini. Zat belerang ini dapat menyebabkan sesak napas, batuk, dan rasa terbakar pada tenggorokan.

Bukan hanya berdampak ke fisik manusia, namun bau belerang dari petasan juga dapat mencemari kualitas udara di sekitarnya. Dengan kualitas udara yang tidak sehat akan membuat lingkungan menjadi tidak layak huni.

Bahan kimia berbahaya yang kemudian menjadi partikel-partikel kecil juga akan lebih sulit terurai di lingkungan. Bahan kimia ini bisa mencemari tanah serta air, dan akan membahayakan ekosistem di sekitarnya.

Guna mengurangi bahaya yang ditimbulkan karena petasan, perlu adanya regulasi penggunaan petasan yang lebih aman. Pengurangan penggunaan petasan pada berbagai perayaan juga bisa menjadi langkah yang baik untuk menyelamatkan lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....