Waspada Cuaca Terik, Pakar Epidemiologi Unimus Bagikan Tips Jaga Kesehatan Tubuh
- 02 Okt 2026 18:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Fenomena cuaca terik yang menyengat di Kota Semarang berpotensi memicu gangguan kesehatan fatal apabila tidak ditangani secara tepat. Masyarakat diimbau untuk selalu mewaspadai bahaya dehidrasi hingga ancaman kelumpuhan fungsi organ akibat serangan panas ekstrem.
Suhu udara tinggi memicu pengeluaran keringat berlebih yang berdampak pada berkurangnya kadar cairan serta elektrolit di dalam tubuh. Kondisi ini berisiko memperburuk kondisi fisik manusia jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang mencukupi secara rutin.
Guru Besar Ilmu Epidemiologi Universitas Muhammadiyah Semarang, Prof. Dr. Sayono, S.KM., M.Kes., mengingatkan bahaya heat stroke bagi pekerja luar ruangan. Beliau menjelaskan bahwa kondisi darurat tersebut dicirikan oleh munculnya perilaku aneh, pusing hebat, serta penurunan kesadaran.
"Paparan panas menyengat dari luar tubuh berdampak langsung terhadap kondisi kulit serta keseimbangan sistemik dalam tubuh kita," jelasnya.
"Pengeluaran keringat berlebih tanpa asupan pengganti yang cukup berpotensi memicu dehidrasi berat hingga serangan heat stroke," tegas Prof. Sayono.
Beliau juga sangat menyarankan masyarakat untuk menghindari aktivitas olahraga di siang hari saat terik matahari berada pada puncaknya. Menurutnya, pemenuhan cairan tubuh serta elektrolit tambahan seperti larutan oralit sangat penting untuk mencegah gangguan fisik yang berat.
"Masyarakat sebaiknya jangan berolahraga saat terik matahari berada di puncaknya karena sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh," ujar Prof. Sayono.
"Konsumsi air putih serta tambahan elektrolit seperti gula dan garam sangat bagus untuk menjaga keseimbangan cairan," tambahnya.
Guna meminimalkan risiko terpapar terik matahari secara langsung, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah diminta mengenakan pelindung tambahan. Penggunaan atap peneduh, topi caping, serta jeda istirahat yang cukup sangat ampuh mencegah kelelahan fisik akibat cuaca panas. (Nadira)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....