Karawitan Gita Budaya Karanganyar, Meriahkan Uyon-Uyon Minggon RRI Semarang
- 20 Sep 2026 23:25 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - RRI Semarang kembali menggelar pertunjukan seni tradisional Uyon-Uyon Minggon di Auditorium RRI Semarang. Acara rutin mingguan tersebut disiarkan secara langsung melalui saluran Pro 4 FM dan kanal YouTube RRI Semarang.
Gelaran kali ini terasa sangat istimewa dengan hadirnya kelompok Karawitan Wanita Gita Budaya Karanganyar. Sanggar seni pimpinan Dr. Sawitri, S.T., S.N., M.Hum. dan Suyatno, S.Pd., M.Pd. membawakan deretan gending.
Kelompok karawitan wanita ini diperkuat oleh deretan swarawati Rita Wahyuningsih, S.Sn. serta Narindri. Uniknya kegiatan ini para anggota pengrawit berasal dari profesi guru, dosen, kepala sekolah, pengusaha, ibu rumah tangga, hingga mahasiswa.
Pimpinan Sanggar Karawitan Wanita Gita Budaya, Dr. Sawitri, S.T., S.N., M.Hum., mengungkapkan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya Jawa. Sawitri menceritakan perjuangan seluruh anggota yang berlatih intensif demi menampilkan performa terbaik di panggung RRI Semarang.
"Sanggar Wanita Gita Budaya dibentuk sejak tiga September dua ribu dua puluh lima untuk melestarikan budaya Jawa. Kami menyewa bus membawa tiga puluh anggota complit serta meningkatkan porsi latihan demi pentas di RRI," tuturnya Minggu, 20 September 2026.
Sementara itu, Ketua Tim Siaran LPP RRI Semarang, Joko Bagus Djatmiko, mengapresiasi kolaborasi bersama sanggar luar daerah. Hal ini merupakan komitmen stasiun penyiaran dalam memberikan panggung terbuka bagi seluruh komunitas seni tradisional daerah.
"Siaran live uyon-uyon ini menjadi bentuk nyata komitmen Pro empat sebagai penjaga budaya bangsa Indonesia. Kehadiran kelompok dari Karanganyar ini diharapkan mampu memotivasi komunitas lain untuk terus berkolaborasi bersama RRI," terangnya.
Dalam panggung ini, kelompok Wanita Gita Budaya menampilkan perpaduan gending Pelog dan Slendro seperti Ladrang Pariwisata. Pertunjukan musik tradisional Jawa tersebut akhirnya ditutup secara megah melalui irama Ayak Pamungkas sebagai persembahan akhir.
Melalui ajang Uyon-Uyon Minggon ini RRI Semarang berkomitmen menyediakan ruang apresiasi musik tradisional. Kehadiran para pegiat dari berbagai latar belakang ini turut merawat keberlanjutan kesenian karawitan di Jawa Tengah. (Nadira).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....