DPD Amdatara Jateng-DIY Dilantik, Siap Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan
- 23 Jul 2026 13:16 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026–2031 resmi dilantik. Kepengurusan baru diharapkan memperkuat pengembangan industri air minum dalam kemasan yang berkelanjutan melalui sinergi dengan pemerintah dan pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab.
Pelantikan berlangsung dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) I Amdatara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum DPP Amdatara, Karyanto Wibowo.
Karyanto mengatakan Jawa Tengah merupakan salah satu basis industri air minum dalam kemasan terbesar di Indonesia dengan sekitar 131 perusahaan. Oleh karena itu, pengurus baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah sekaligus mendorong praktik industri yang berkelanjutan.
"Pengurus baru akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, menjaga kepatuhan regulasi, serta mendorong konservasi air dan pengelolaan kemasan pascakonsumsi. Tugas utama DPD baru yakni menjaga keberlanjutan sumber daya air, mengembangkan ekonomi sirkular dan daur ulang kemasan, memperkuat kepatuhan standar mutu produk, dan menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah daerah," kata Karyanto.
Ia menambahkan, Amdatara yang berdiri pada 2025 kini telah menjadi wadah bagi lebih dari 100 perusahaan dengan lebih dari 200 merek air minum dalam kemasan di seluruh Indonesia. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat daya saing industri sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui sambutan yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin, menyambut baik pelantikan pengurus DPD Amdatara Jateng-DIY. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap Amdatara menjadi mitra strategis dalam menjaga kelestarian sumber daya air dan menjamin mutu produk air minum dalam kemasan.
"Mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu basis industri air minum dalam kemasan terbesar nasional, Gubernur berharap Amdatara menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga, melestarikan, dan mengelola sumber daya air secara berkelanjutan. Mengingat, air adalah aset bersama yang sangat vital bagi kehidupan dan perekonomian," kata Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Urip Sihabudin.
Gubernur juga mendorong seluruh anggota Amdatara menerapkan prinsip industri hijau, mengurangi dampak lingkungan dari kemasan produk, serta mempercepat pengembangan ekonomi sirkular melalui sistem daur ulang kemasan pascakonsumsi. Selain itu, organisasi diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan kepatuhan terhadap peraturan, standar mutu, dan keamanan pangan.
"Amdatara organisasi menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh anggotanya mematuhi peraturan perundang-undangan serta standar mutu dan keamanan pangan. Amdatara dapat memperkuat kerja sama dengan Pemprov Jateng dan Pemda DIY dalam berbagai program pembangunan, termasuk pelestarian lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, July Emmylia mengatakan, Amdatara diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam mendorong industri yang lebih ramah lingkungan (industri hijau), hilirisasi berkelanjutan, dan penerapan ekonomi sirkular. “Memperkuat kerja sama dengan Pemprov Jateng dan Pemda DIY dalam berbagai program pembangunan, termasuk pelestarian lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....