Kemenag Kendal Tanam 4.000 Pohon Produktif, Dorong Ekonomi dan Kelestarian Alam

  • 18 Jun 2026 19:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kendal menanam 4.000 pohon di sejumlah wilayah sebagai upaya mendorong kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan implementasi Program ASTA Protas (Agroforestry dan Tanaman Produktif) yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026.

Penanaman dilakukan di tiga desa yang mewakili karakter wilayah berbeda, yakni Desa Pakis Kecamatan Limbangan, Desa Genting Gunung Kecamatan Sukorejo, dan Desa Margosari Kecamatan Cepiring. Lokasi tersebut mencakup kawasan pegunungan hingga pesisir yang memiliki tantangan lingkungan masing-masing.

Aksi penghijauan melibatkan jajaran Kemenag Kendal, Kepala KUA se-Kabupaten Kendal, guru Pendidikan Agama Islam, guru madrasah negeri dan swasta, pengawas madrasah, serta siswa dari madrasah sekitar. Kegiatan ini juga mendapat dukungan perangkat desa dan kelompok tani setempat.

Kepala Kemenag Kendal, Taufiqur Rahman mengatakan, program ASTA Protas tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga membangun ekosistem yang produktif bagi masyarakat. Pohon yang ditanam terdiri atas tanaman hortikultura seperti durian, alpukat, dan kopi, serta pohon mangrove untuk kawasan pesisir.

“ASTA Protas bukan sekadar menanam pohon, tetapi membangun ekosistem yang produktif. Pohon hortikultura yang ditanam, seperti durian, alpukat, dan kopi akan meningkatkan pendapatan masyarakat, sedangkan pohon bakau bisa menjaga keseimbangan alam,” ujarnya.

Menurut Taufiqur, keterlibatan Kemenag dalam program lingkungan merupakan bentuk penerapan nilai-nilai agama yang mengajarkan manusia untuk menjaga kelestarian bumi. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mengawal pertumbuhan pohon hingga mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini adalah bentuk ibadah sosial dan tanggung jawab moral kita. Terhadap bumi dan generasi penerus di Kabupaten Kendal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kendal, Solahuddin, menilai penanaman pohon juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi warga. “Ini investasi jangka panjang untuk kelangsungan hidup masyarakat,” ujarnya.

Tanaman produktif dapat menjadi sumber pendapatan tambahan. Sementara, mangrove berperan melindungi pesisir sekaligus menjaga habitat ikan.

Melalui ASTA Protas, Kemenag Kendal berupaya mengintegrasikan nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan dalam satu gerakan bersama. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk menjaga alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi desa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....