Nilai Pancasila Jadi Fondasi Mewujudkan Ruang Digital yang Sehat

  • 03 Jun 2026 11:10 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam membangun ruang digital yang sehat di tengah tingginya aktivitas generasi muda di media sosial. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat penting agar anak muda mampu menerapkan sikap saling menghormati, toleransi, dan empati saat berinteraksi di dunia digital.

Mahasiswi Psikologi Universitas Diponegoro (Undip), Natasha Akmi, mengatakan media sosial kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Platform digital tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga untuk belajar, berinteraksi, hingga mengembangkan potensi diri.

"Media sosial sekarang bukan sekadar platform, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak muda. Di sana mereka bisa berbagi pendapat, menunjukkan karya, mencari komunitas, dan belajar hal-hal baru," ujarnya dalam program Jaga Malam PRO 2 RRI Semarang, Senin, 1 Juni 2026.

Meski menawarkan banyak manfaat, Natasha menilai media sosial juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menyikapi perbedaan pandangan. Menurutnya, tidak sedikit konflik di ruang digital yang dipicu oleh cara penyampaian pendapat yang kurang bijak.

Ia mengingatkan bahwa kedewasaan dalam bermedia sosial tidak hanya ditunjukkan melalui keberanian menyampaikan pendapat. Akan tetapi, juga kemampuan menghargai pandangan yang berbeda dari orang lain.

"Perbedaan itu hal yang normal. Setiap orang memiliki pengalaman hidup dan sudut pandang yang berbeda," katanya.

Natasha menilai nilai kemanusiaan dan sikap saling menghormati yang terkandung dalam Pancasila sangat relevan diterapkan di ruang digital. "Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati martabat setiap orang, meskipun memiliki pandangan yang berbeda," ujarnya.

Ia berharap generasi muda dapat menjadikan media sosial sebagai ruang yang sehat, produktif, dan penuh empati. Dengan demikian, interaksi digital tidak hanya menjadi sarana bertukar informasi, tetapi juga wadah untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Menurut Natasha, penerapan nilai-nilai Pancasila di dunia digital dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga etika berkomunikasi, menghindari ujaran yang merendahkan pihak lain, serta lebih terbuka terhadap keberagaman pandangan.

Melalui sikap tersebut, ruang digital diharapkan menjadi lingkungan yang lebih positif dan mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa. Generasi muda pun dapat berperan aktif menjaga semangat persatuan di tengah dinamika komunikasi yang semakin berkembang di era digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....