SPPG Kebut Sertifikasi SLHS, Pastikan Keamanan Pangan Tetap Jadi Prioritas

  • 03 Jun 2026 10:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rejomulyo Semarang terus mempercepat proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai upaya memastikan keamanan pangan tetap terjaga. Meski sertifikat masih dalam tahap penerbitan, penerapan standar higiene dan sanitasi di lingkungan SPPG telah dijalankan secara ketat untuk menjamin kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.

Saat ini, proses sertifikasi SLHS telah memasuki tahap pemenuhan dan verifikasi persyaratan administrasi maupun teknis. Berbagai tahapan inspeksi serta pendampingan dari instansi terkait juga telah dilalui oleh SPPG.

Perwakilan SPPG Rejomulyo, Fani, mengatakan pihaknya terus melakukan penyesuaian operasional agar seluruh standar higiene dan sanitasi yang ditetapkan dapat terpenuhi secara optimal. "Saat ini kami tinggal menunggu proses evaluasi akhir dan penerbitan sertifikasi," ujarnya saat diwawancarai, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam proses sertifikasi adalah memastikan seluruh aspek sarana, prasarana, serta prosedur operasional di lapangan memenuhi standar yang rinci dan ketat. Meski demikian, ia menilai proses tersebut sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan.

Di sektor fasilitas dapur, SPPG melakukan sejumlah pembenahan guna mencegah terjadinya kontaminasi silang. Upaya tersebut meliputi penyempurnaan alur kerja dapur, penambahan fasilitas sanitasi, penguatan sistem penyimpanan bahan pangan, hingga penataan dokumentasi pengendalian mutu.

"Mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, pemeriksaan bahan yang masuk, penerapan kebersihan personal bagi food handler, penggunaan alat pelindung diri (APD), pengawasan suhu penyimpanan, hingga sanitasi peralatan secara berkala terus kami lakukan. Kualitas dan keamanan makanan tetap menjadi prioritas utama," katanya.

Ia juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan instansi terkait, terutama dalam kemudahan akses informasi, penguatan koordinasi antarinstansi, serta penyelenggaraan pelatihan bagi petugas dapur. Dengan sinergi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan, SPPG optimistis proses sertifikasi SLHS dapat segera rampung sehingga mampu mendukung konsistensi penerapan standar kesehatan dan keamanan pangan bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....