Pancasila Bukan Sekadar Hafalan, Ini Maknanya bagi Gen Z
- 01 Jun 2026 13:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Pancasila tidak boleh dimaknai sekadar sebagai hafalan lima sila oleh Generasi Z. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, nilai-nilai Pancasila justru perlu diwujudkan dalam tindakan nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Founder Youth Impact Circle, Afif Fauzi Rachman, mengatakan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kepedulian terhadap masa depan bangsa. "Aku memandang Hari Lahir Pancasila sebagai titik awal anak muda memiliki rasa nasionalisme tinggi terhadap bangsa," ujar Afif dalam siaran SPADA Pro 2 RRI Semarang, Senin, 1 Juni 2026.
Afif menjelaskan, implementasi nilai Pancasila dapat dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui pengamalan Sila Ketiga, Persatuan Indonesia, dengan membangun kerja sama dan menghargai perbedaan di lingkungan sekolah, kampus, maupun masyarakat.
Menurutnya, tantangan terbesar Generasi Z saat ini berasal dari derasnya arus informasi di media sosial. "Kita harus benar-benar bijak memilah informasi yang masuk supaya persatuan satu sama lain bisa terus terjaga," katanya.
Selain menjaga persatuan, Afif menilai nilai kemanusiaan dan keadilan juga penting diterapkan dalam kehidupan organisasi. Pemimpin muda harus mampu menghargai kemampuan anggota serta membangun budaya saling menghormati.
Afif menilai semangat nasionalisme Generasi Z saat ini masih cukup kuat. Hal itu terlihat dari kepedulian anak muda terhadap berbagai persoalan publik dan keberanian mereka menyampaikan kritik melalui berbagai platform digital.
"Pergejolakan kritis tersebut wajar. Ada rasa kepemilikan dari anak muda terhadap masa depan negara Indonesia," ujarnya.
Melalui Youth Impact Circle, Afif mengaku terus berupaya mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai kegiatan advokasi kebijakan publik. Ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya menuntut perubahan, tetapi juga berkontribusi sesuai kemampuan dan bidang masing-masing demi kemajuan bangsa.
"Jangan menunggu apa yang negara kasih. Buktikan kita bisa memberikan hal bermakna terhadap bangsa," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....