Masih Ada Siswa Tak Habiskan Menu MBG, Pemprov Jateng Edukasi Stop Boros Pangan

  • 13 Mei 2026 13:59 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan edukasi stop pemborosan pangan kepada siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul masih ditemukannya anak yang belum terbiasa menghabiskan seluruh menu makanan. Edukasi dilakukan agar siswa memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi sekaligus mengurangi kebiasaan membuang pangan.

Program edukasi tersebut merupakan kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Udinus yang menyasar siswa di 23 SD Negeri Kota Semarang, Selasa 12 Mei 2026. Kali ini, kegiatan digelar di dengan melibatkan mahasiswa untuk memberikan pemahaman tentang dampak food waste terhadap lingkungan.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus, Jihan Aisya Nugroho mengatakan, masih ada siswa yang belum menyukai menu tertentu dalam MBG, seperti buah atau rasa makanan yang dianggap terlalu pedas. Meski begitu, sebagian besar siswa tetap menghabiskan makanan setelah diberikan pemahaman mengenai manfaat pangan bagi tubuh.

“Kami memberikan edukasi, bahwa makanan yang dibuang dapat berdampak pada lingkungan sekitar. Jadi, kami mengajak anak-anak untuk lebih menghargai makanan,” ujar Jihan.

Menurutnya, siswa sekolah dasar lebih mudah menerima edukasi karena berada pada usia pembentukan kebiasaan. Oleh karena itu, pendekatan melalui film animasi bertema food waste dipilih agar pesan lebih mudah dipahami anak-anak.

Jihan menegaskan, menu MBG telah disusun dengan kandungan gizi seimbang sehingga penting dikonsumsi secara utuh. Konsumsi makanan bergizi secara lengkap dinilai dapat membantu meningkatkan energi dan mendukung aktivitas belajar siswa.

Kepala SDN Miroto 01 Semarang, Sumarni menyambut positif kegiatan tersebut karena membantu siswa memahami manfaat buah, sayur, dan pentingnya tidak menyisakan makanan. Ia berharap edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar pola konsumsi sehat semakin tertanam sejak dini.

Sementara itu, Kepala Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Herdini Nur Airianik mengatakan, kegiatan ini juga menjadi upaya menekan pemborosan pangan yang belakangan ramai diperbincangkan, khususnya terkait pelaksanaan MBG. Selain edukasi, program tersebut dimanfaatkan untuk mengetahui tingkat penerimaan siswa terhadap menu yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Hari ini kami melakukan edukasi stop pemborosan pangan. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Universitas Dian Nuswantoro Semarang melakukan edukasi kepada siswa SD di 23 SD Negeri Kota Semarang,” katanya.

Menurut Herdini, pendekatan edukatif terus dikedepankan agar siswa terbiasa mengonsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Di sisi lain, Pemprov Jateng juga mendorong SPPG menerima masukan terkait menu yang lebih disukai anak tanpa mengurangi standar gizi dan kalori yang dibutuhkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....