Prabowo Targetkan Produksi Mobil Sedan Listrik Massal pada 2028
- 09 Apr 2026 19:27 WIB
- Semarang
Poin Utama
- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk
- peresmian fasilitas perakitan kendaraan listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk
- proyek mobil listrik nasional
- presiden prabowo
RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu memproduksi mobil sedan berbasis energi listrik secara massal pada 2028. Target tersebut menjadi bagian dari percepatan industrialisasi sekaligus transisi menuju energi ramah lingkungan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, 9 April 2026. Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan progres signifikan.
“Saya berharap di tahun 2028 mendatang kita sudah bisa produksi besar-besaran mobil sedan listrik. Sekarang kita sudah punya bus listrik dan truk listrik,” ujarnya.
Prabowo menjelaskan, pengembangan kendaraan listrik menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Pemerintah pun terus mendorong elektrifikasi di sektor transportasi sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional.
Ia menilai, penggunaan energi listrik sebagai sumber daya transportasi merupakan pilihan yang lebih ramah lingkungan. Karena itu, transformasi dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik harus terus dipercepat.
Sementara itu, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk disebut telah mampu memproduksi kendaraan komersial berbasis listrik hingga 10.000 unit per tahun. Tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) juga terus ditingkatkan secara bertahap.
“Sekarang TKDN sudah 40 persen, nanti menuju 60 persen, dan dua tahun setelah itu ditargetkan mencapai 80 persen,” jelasnya.
Prabowo menambahkan, produksi kendaraan listrik selaras dengan misi Indonesia dalam mengembangkan energi bersih dan terbarukan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri nasional.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menambahkan, pengembangan sedan listrik merupakan bagian dari proyek mobil nasional yang tengah dipersiapkan pemerintah. Proyek ini tidak hanya ditujukan untuk kendaraan dinas, tetapi juga untuk masyarakat umum.
“Harapannya mobil sedan listrik ini bisa digunakan masyarakat luas. Saat ini masih dalam tahap persiapan, termasuk pembentukan perusahaan dan penentuan merek,” kata Prasetyo.
Dengan kemampuan produksi bus dan truk listrik yang sudah berjalan, pemerintah optimistis pengembangan sedan listrik dapat segera direalisasikan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. (wied)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....