Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Berbasis Listrik di Magelang
- 09 Apr 2026 15:50 WIB
- Semarang
Poin Utama
- kendaraan komersial bus dan truk
- Presiden RI Prabowo Subianto
- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk,
RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang- Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Desa Tempurrejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Kamis, 9 April 2026. Pengembangan kendaraan tenaga listrik tersebut tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga bagian dari upaya besar menuju kemandirian energi.
“Energi adalah salah satu bidang yang sangat menentukan. kita harus menuju energi bersih, energi terbarukan. Salah satu langkahnya adalah elektrifikasi, tidak lagi terlalu banyak memakai BBM dari fosil,” kata Presiden Prabowo Subianto.
Presiden mengatakan, peresmian pabrik kendaraan komersial berbasis listrik di Indonesia tersebut merupakan tonggak penting dalam transformasi industri nasional. Selain itu, Indonesia harus mandiri di sektor strategis termasuk energi dan industri.
Menurutnya, bangsa Indonesia harus mandiri di sektort strategi termasyjk di bidang egenri dan industri. Sementara, inisiatif yang dilakukan PT VKT Teknologi Mobilitas tersebut, contoh konkret industrialisasi berbasis teknologi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional
”Bagaimanapun kita harus menghemat energi dan sekarang sedang menuju energi yang bersih, energi terbarukan. Selain itu, kita juga sedang membentuk perusahaan untuk memproduksi mobil sedan listrik,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Indonesia juga akan menjalankan program listriksasi 100 Giga Watt yang diharapkan bisa dicapain dalam waktu dua tahun ke depan. Program listrikisasi tersebut untuk menggantikan pembangkuit listrik tenaga diesel yang berbahan bakar solar.
“Dengana program tersebut,nantinya 13 pembangkit listrik berbahan bakar solar akan ditutup. Dari penutupan tersebut akan menghemat anggaran 200 barel solar per harinya dan nantinya tidak perlu import bahan bakar minyak,” ujarnya.
Komisaris Utama PT PT VKTR Teknologi Mobilitas TBk, Anindya Novyan Bakrie mengatakan, pihaknya bisa memproduksi kendaraan komersial bus dan ttuk berbasis listrik sebanyak 3.000 unit per tahunnya. Kapasitas produksi tersebut bisa dikembangkan menjadi 10.000 unit per tahunnya.
“Kami mempunyai kapasitas 3.000 produksi per tahun untuk bus dan truk, dan bisa diekspansi menjadi 10.000. Kapasitas tersebut masih sangat relevan dengan besarnya potensi pasar domestik, berdasarkan estimasi, jumlah bus di Indonesia mencapai sekitar 280.000 unit, sementara truk mencapai 6,5 juta unit,”katanya.
Ia menambahkan, bila seluruh kendaraan komersial bus dan truk tersebut terelekrifikasi menjadi kendaraan listrik, bisa menghemat 5.000 dollar per tahun dari subsidi BBM. Penggunaan tenaga listrik untuk kendaraan komersial tersebut selain menghemat BB, juga untuk kepentingan lingkungan hidup, yakni pengurangan karbon dioksida. (wied)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....