LLDIKTI Jateng Dorong Kampus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
- 11 Mar 2026 13:12 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah mendorong perguruan tinggi agar tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kerja sama antar kampus serta program pengabdian yang langsung menyentuh kebutuhan sosial.
Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Aisyah Endah Palupi, mengatakan pihaknya tengah menggalakkan kerja sama antara perguruan tinggi swasta dengan berbagai pihak. Kerja sama tersebut bahkan telah dimulai melalui penandatanganan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang melibatkan puluhan perguruan tinggi.
Menurutnya, puluhan perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah sudah mulai mengimplementasikan kerja sama tersebut. Ke depan, jumlah kampus yang terlibat ditargetkan terus bertambah hingga lebih dari seratus perguruan tinggi.
Aisyah menegaskan kerja sama yang dilakukan tidak boleh hanya bersifat administratif. Program tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Salah satu program yang akan dijalankan adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN) di luar negeri. Melalui program ini, mahasiswa akan diberangkatkan ke Malaysia untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
"KKN di luar negeri yang kita namakan Mangunsari Goes Abroad, 1 April nanti ada sekitar 44 mahasiswa yang akan berangkat KKN di Malaysia yang dikawal oleh para dosen yang sekaligus melakukan MOU dengan salah satu perguruan tinggi yang ada di Malaysia," jelasnya, Rabu, 11 Maret 2026.
Dalam program tersebut, para mahasiswa akan memberikan pendampingan pendidikan kepada anak-anak warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia. Pendampingan difokuskan kepada anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan secara layak.
Program ini juga mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur. Melalui kerja sama tersebut diharapkan kegiatan pengabdian mahasiswa dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Muhamad Hasan Chabibie menegaskan perguruan tinggi harus mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. "Kalau itu yang nanti bisa dilakukan, Insyaallah perguruan tinggi tidak hanya berdiri di atas menara gading, tapi bisa menguratkan kontribusi di masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan perguruan tinggi swasta memiliki tantangan tersendiri di tengah persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, kampus didorong menghadirkan program studi unggulan yang relevan dengan kebutuhan masa depan, terutama di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan perguruan tinggi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Selain itu, juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.