Jateng Mulai Diserbu Pemudik, GT Kalikangkung dan Pejagan Padat

  • 18 Mar 2026 10:59 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Arus lalu lintas yang masuk ke wilayah Jawa Tengah mengalami peningkatan signifikan dalam periode 24 jam terakhir, terhitung mulai 17 Maret hingga 18 Maret 2026 pukul 06.00 WIB. Lonjakan volume kendaraan ini terpantau sangat mencolok di dua titik utama, yakni Gerbang Tol (GT) Kalikangkung dan GT Pejagan.

Data terbaru menunjukkan GT Pejagan mencatat sebanyak 13.570 kendaraan masuk, dengan titik puncak kepadatan terjadi pada dini hari pukul 00.00 – 01.00 WIB. Sebaliknya, kendaraan yang mengarah ke barat atau keluar dari Jawa Tengah tercatat hanya 1.881 unit, dengan puncak arus pada siang hari pukul 12.00 – 13.00 WIB.

Kondisi di GT Pejagan ini mencerminkan kenaikan arus masuk sebesar 41,9 persen atau sebanyak 4.004 kendaraan dibanding hari sebelumnya. Di sisi lain, arus keluar justru merosot tajam hingga 64,5 persen, yang mempertegas dominasi pergerakan kendaraan menuju arah timur atau masuk ke wilayah Jawa Tengah.

Situasi serupa tapi lebih padat terlihat di GT Kalikangkung sebagai pintu masuk utama Kota Semarang, di mana kendaraan dari arah Jakarta mencapai 48.150 unit. Puncak arus di gerbang tol ini terjadi pada sore hari pukul 16.00 – 17.00 WIB, sementara kendaraan yang keluar menuju Jakarta hanya berada di angka 11.653 unit.

Dibandingkan hari sebelumnya, lonjakan di GT Kalikangkung mencapai 16.704 kendaraan atau naik sekitar 53,1 persen. Sementara itu, arus kendaraan yang meninggalkan Jawa Tengah melalui gerbang ini turun 33 persen, yang mengindikasikan arus mudik mulai membanjiri jalur utama tol trans jawa.

Menanggapi fenomena ini, Kasatgas Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, menyampaikan bahwa peningkatan arus kendaraan ini merupakan bagian dari dinamika puncak arus mudik yang mulai terjadi secara bertahap. Pihak kepolisian pun terus memantau titik-titik rawan macet guna mengantisipasi penumpukan yang lebih parah.

Terkait langkah antisipasi bagi para pengendara, Kombes Pol. Artanto menegaskan pentingnya akses informasi bagi publik. “Kami juga mengimbau kepada seluruh pemudik agar senantiasa memperbarui informasi terkini terkait kondisi lalu lintas melalui kanal resmi, sehingga dapat,” ujarnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....