Antusias Membludak, 1.142 Perantau Jateng Mudik Gratis dari Bandung

  • 16 Mar 2026 19:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Antusiasme perantau asal Jawa Tengah di wilayah Bandung Raya untuk pulang kampung melalui program Mudik Gratis 2026 sangat tinggi. Sebanyak 1.142 pemudik akhirnya diberangkatkan menuju berbagai daerah di Jawa Tengah menggunakan puluhan armada bus.

Pelepasan pemudik dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Pangkalan TNI Angkatan Udara Husein Sastranegara Bandung, Senin 16 Maret 2026. Ribuan perantau tampak memadati lokasi keberangkatan dengan wajah penuh kebahagiaan karena dapat pulang kampung tanpa biaya.

“Hari ini kita melepas mudik gratis untuk daerah Jawa Barat, Bandung, Cimahi, dan sekitarnya,” ujar Taj Yasin yang akrab disapa Gus Yasin di sela-sela kegiatan.

Sebanyak 23 bus disiapkan untuk mengangkut para pemudik menuju berbagai daerah tujuan. Di antaranya Cilacap, Kebumen, Klaten, Sukoharjo, Banjarnegara, Tegal, Grobogan, Demak hingga Wonogiri.

Gus Yasin menegaskan bahwa keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama dalam program mudik gratis ini. Seluruh armada dan kru bus dipastikan telah melalui pemeriksaan sebelum diberangkatkan.

Menurutnya, perhatian pemerintah tidak hanya berhenti pada proses keberangkatan saja. Layanan bagi pemudik juga disiapkan ketika mereka tiba di terminal tujuan di Jawa Tengah.

Ia menjelaskan, para pemudik akan disambut di terminal tipe B dengan sejumlah fasilitas pelayanan. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis melalui program Spelling serta akses internet gratis bagi para pemudik.

“Nanti sesampainya di terminal tipe B di Jawa Tengah, kami menyambut dengan pemeriksaan kesehatan kembali. Kami sudah menyiapkan pemeriksaan gratis lewat program spelling. Kami juga menyediakan internet gratis,” kata Gus Yasin.

Sementara itu, panitia penyelenggara mengakui minat masyarakat mengikuti mudik gratis tahun ini sangat tinggi. Jumlah pendaftar bahkan jauh melampaui kuota yang tersedia.

Ketua Satgas Mudik Paguyuban Jawa Tengah Cabang Bandung Raya, Farchan Djuniaji, mengatakan jumlah peminat mencapai 2.356 orang. Namun karena keterbatasan armada, tidak semua pendaftar dapat terfasilitasi.

“Saya sampai kewalahan bagaimana menolaknya karena semua adalah teman-teman kita,” kata Farchan.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, panitia menerapkan proses seleksi terhadap calon peserta. Prioritas diberikan kepada masyarakat dengan kondisi ekonomi tertentu.

Menurut Farchan, peserta yang diprioritaskan antara lain pedagang kaki lima, buruh lepas, guru ngaji, asisten rumah tangga hingga mahasiswa. Selain itu, kepemilikan surat keterangan tidak mampu juga menjadi salah satu pertimbangan.

Dari total 1.142 peserta yang diberangkatkan, jumlah terbanyak berasal dari Cilacap sebanyak 339 rang, Sukoharjo 150 dan Banjarnegara 98 orang. Program mudik gratis bagi perantau asal Jawa Tengah di wilayah Bandung Raya sendiri telah berjalan selama lima tahun dengan jumlah bus terus meningkat setiap tahunnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....