Gubernur Ajak Larisi UMKM, Sambut Peningkatan Ekonomi Imbas Lebaran

  • 16 Mar 2026 13:54 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang -Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak para pemudik untuk turut meramaikan dan melarisi produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) selama berada di kampung halaman. Langkah ini dinilai sebagai cara efektif untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di daerah tujuan mudik.

Menurutnya, tradisi mudik tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keluarga yang rutin dilakukan setiap tahun. Lebih dari itu, pergerakan masyarakat saat Lebaran dapat menjadi penggerak ekonomi daerah yang sangat efektif bagi masyarakat lokal.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menyambut kedatangan para pemudik. Mulai dari infrastruktur, hotel, hingga keberadaan pelaku UMKM di lokasi-lokasi strategis dan kampung tujuan mudik.

“Makanya kami sudah siapkan infrastruktur, hotel-hotel, bahkan sampai UMKM di tempat-tempat strategis dan kampung tujuan mudik,” kata Luthfi usai melepas peserta Mudik Gratis Jateng 2026 di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Jawa Tengah merupakan salah satu daerah tujuan mudik terbesar di Indonesia. Selain itu, wilayah ini juga menjadi jalur perlintasan utama pemudik dari Jabodetabek dan Jawa Barat menuju Jawa Timur maupun sebaliknya.

Dengan tingginya mobilitas masyarakat tersebut, Luthfi berharap terjadi peningkatan perputaran uang di daerah. Ia pun mendorong para pemudik untuk memanfaatkan kesempatan itu dengan berbelanja produk lokal.

“Jadi kebutuhan dasar pemudik terlayani, termasuk pemudik di tempat-tempat tertentu silakan belanjakan uang sakunya di Jawa Tengah, khususnya di UMKM,” ujarnya.

Selain berbelanja, para pemudik juga diimbau memanfaatkan fasilitas tempat istirahat yang tersedia di wilayah Jawa Tengah. Mulai dari rest area, hotel, hingga penginapan yang disiapkan bagi pemudik yang membutuhkan waktu istirahat.

“Silakan istirahat dan tidur di penginapan yang ada di Jawa Tengah,” kata Luthfi.

Pada arus mudik dan balik tahun ini diperkirakan sekitar 17 juta orang akan masuk dan melintas di wilayah Jawa Tengah. Sebagian di antaranya memiliki tujuan akhir di Jawa Tengah, sementara lainnya hanya melintas menuju Jawa Timur atau kembali ke Jawa Barat.

Dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama 35 kabupaten/kota, BUMD, dan berbagai instansi menyiapkan 348 armada bus. Sebanyak 325 bus diberangkatkan dari Jakarta dengan 16.186 pemudik, sementara 23 bus dari Bandung mengangkut 1.133 pemudik.

Selain bus, program mudik gratis juga menggunakan moda kereta api. Gubernur Jawa Tengah dijadwalkan melepas keberangkatan kereta tersebut besok pada Selasa 17 Maret 2026 dengan total kuota sekitar 1.288 kursi bagi para pemudik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....