Dipastikan Tanpa Lubang, Jalur Tengah Jateng Sambut Pemudik

  • 15 Mar 2026 07:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan jalur tengah yang menghubungkan Pemalang–Purbalingga–Banyumas siap digunakan pemudik pada Lebaran 2026. Kondisi ruas jalan provinsi di koridor tersebut dipastikan tanpa lubang sehingga perjalanan lebih aman dan nyaman.

Percepatan perbaikan infrastruktur dilakukan menyusul instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Seluruh ruas jalan provinsi diminta berada dalam kondisi optimal agar mampu menunjang kelancaran arus mudik.

Sejumlah pekerjaan perbaikan telah dilakukan di berbagai titik strategis sepanjang jalur tersebut. Di antaranya betonisasi pada ruas Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, serta pengaspalan ulang di ruas Belik, Kabupaten Pemalang hingga Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Selain pekerjaan konstruksi utama, pemerintah juga melakukan penambalan pada lubang-lubang kecil yang tersisa. Langkah ini menjadi bagian dari perawatan rutin untuk memastikan jalur provinsi bebas lubang menjelang musim mudik.

Pengamat Jalan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Cilacap Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah, Iwan Daryanto mengatakan, kondisi jalur Pemalang–Purbalingga–Banyumas secara umum sudah baik. Penanganan kerusakan ringan terus dilakukan agar seluruh ruas tetap layak dilintasi.

“Penambalan lubang sebenarnya merupakan perawatan rutin atas kerusakan ringan, sekaligus memastikan jalan tanpa lubang saat musim mudik tahun ini,” kata Iwan, Sabtu 14 Maret 2026. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Ia menjelaskan, jalur Pemalang–Purbalingga merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Pantura menuju kawasan selatan Jawa Tengah. Jalur ini menjadi penghubung utama menuju Banyumas, Cilacap, Purbalingga hingga Banjarnegara.

“Ini jalur utama menuju wilayah selatan, seperti Banyumas–Cilacap maupun Purbalingga–Banjarnegara,” ujarnya.

Perbaikan infrastruktur tersebut mendapat respons positif dari para pengguna jalan. Salah satunya Bangkit Prabowo, sopir truk jasa pengiriman barang yang kerap melintas di jalur tersebut.

Menurutnya, kondisi jalan saat ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Hal itu membuat perjalanan menjadi lebih aman sekaligus nyaman bagi para pengendara.

“Jalannya bagus, jadi saya merasa aman dan nyaman. Penambalan lubang juga bagus untuk menghadapi arus mudik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Erik Gunawan, warga Kabupaten Pekalongan yang bekerja di Pemalang. Ia merasakan perubahan signifikan terutama pada ruas Bantarbolang yang sebelumnya rusak parah.

“Dulu jalan ini rusak parah, sekarang sudah dibeton jadi bagus,” kata Erik. Sebelum diperbaiki sering terjadi kecelakaan akibat banyaknya lubang di jalan tersebut.

Kini arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan. “Dulu sering kecelakaan, sekarang sudah bagus, jalan jadi lancar, aman, dan nyaman,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan seluruh penanganan jalan provinsi selesai paling lambat H-7 Lebaran. Dengan demikian, seluruh jalur diharapkan siap mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....