Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, Polres Demak Siapkan Empat Pos Pengamanan
- 13 Mar 2026 14:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Demak – Operasi Ketupat Candi 2026 di Kabupaten Demak resmi dimulai dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan di Lapangan Wicaksana Laghawa, Kamis, 12 Maret 2026. Operasi ini dilakukan untuk mengamankan arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel dipimpin Bupati Demak Eisti'anah dan didampingi Dandim 0716/Demak Dony Romansyah serta Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra. Kegiatan tersebut diikuti personel dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Senkom, BPBD, Dinas Kesehatan, PMI, hingga Pramuka Saka Bhayangkara.
Dalam amanatnya, Eisti'anah mengatakan apel gelar pasukan ini bertujuan mengecek kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan menjelang arus mudik Lebaran. “Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memastikan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, operasi pengamanan tersebut digelar setiap tahun sebagai bentuk sinergi lintas sektor untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Khususnya, para pemudik yang melintas maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Demak.
Selain pengamanan mudik, pemerintah daerah juga melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Lebaran. Upaya tersebut antara lain pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar, pelaksanaan operasi pasar, serta penyelenggaraan pasar murah bekerja sama dengan Perum Bulog dan instansi terkait.
Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 350 personel untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026. Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik rawan serta Pos Pengamanan yang telah didirikan di beberapa lokasi strategis di wilayah Kabupaten Demak.
Untuk mendukung operasi tersebut, Polres Demak mendirikan empat Pos Pengamanan yakni Pospam Sayung, Pospam Alun-Alun Demak, Pospam Trengguli, dan Pospam Mranggen. Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan bantuan 20 personel dari Sat Brimob Polda Jawa Tengah yang akan melakukan patroli rutin, termasuk di kawasan permukiman yang ditinggal mudik.
Kapolres juga mengimbau para pemudik untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Mengingat, wilayah Kabupaten Demak sering menjadi titik lelah bagi pemudik dari arah timur maupun barat.
“Kami mengimbau para pemudik agar beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk. Manfaatkan Pos Pengamanan yang telah disediakan sebagai tempat beristirahat agar perjalanan tetap aman dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.