Siaga Lebaran, Polda Jateng Terjunkan 22.680 Personel Amankan Arus Mudik
- 11 Mar 2026 22:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Polda Jawa Tengah mematangkan kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Candi 2026. Dalam operasi tersebut, sebanyak 22.680 personel disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Tengah.
Kegiatan Lat Pra Ops digelar di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini dipimpin Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Latif Usman, didampingi Karo Ops, Dirlantas, Kabidhumas, serta dihadiri pejabat utama Polda Jateng dan pejabat utama Polres jajaran.
Wakapolda Jateng menjelaskan, Operasi Ketupat Candi 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dengan tujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta memelihara situasi kamtibmas yang kondusif selama periode Lebaran.
“Kehadiran Polri sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta menjamin rasa aman bagi masyarakat. Mobilitas di titik strategis seperti pelabuhan, bandara, terminal, dan pusat keramaian menjadi prioritas pengamanan,” ujar Wakapolda.
Untuk mendukung kelancaran operasi, Polda Jateng juga memperkuat pengamanan. Di antaranya melalui pendirian Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di berbagai titik rawan, serta jalur strategis arus mudik.
Karo Ops Polda Jateng menambahkan, selain penempatan pos pengamanan, kekuatan pasukan Bhayangkara juga disiapkan untuk memperkuat pengamanan di lapangan. Polda Jateng juga memberikan perhatian pada ketersediaan bahan pokok dan BBM untuk mengantisipasi lonjakan harga maupun praktik penimbunan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam upaya memberikan pelayanan yang lebih optimal, Polda Jateng menghadirkan program “Valet Ride”. Layanan ini ditujukan khusus bagi pemudik sepeda motor dari check point Brebes menuju Kota Semarang agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan digital Chatbot Pak Polisi. Layanan ini menyediakan informasi kondisi lalu lintas secara real-time, rekomendasi rute perjalanan, hingga layanan respons cepat dalam kondisi darurat.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan, keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2026 tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas. Akan tetapi, juga dari rasa aman yang dirasakan masyarakat.
“Tolok ukur keberhasilan operasi ini tidak hanya soal lancarnya kendaraan di jalan, tetapi juga dari senyum masyarakat yang merasa aman karena kehadiran petugas serta informasi yang kita berikan. Peran media sangat penting untuk membantu menyosialisasikan berbagai layanan ini agar masyarakat dapat mudik dengan tenang,” kata Artanto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....