Pemprov Jateng Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Melalui Bus dan Kereta Api

  • 10 Mar 2026 14:22 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang -Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar program mudik gratis bagi warga perantauan pada masa Lebaran 2026.

Pemberangkatan pemudik dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 16 hingga 17 Maret 2026. Titik keberangkatan dipusatkan di sejumlah lokasi strategis, yakni Jakarta dan Bandung menuju berbagai daerah di Jawa Tengah.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran. Selain membantu pemudik, layanan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan di jalur mudik.

Berdasarkan data Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, total 346 bus disiapkan untuk pemberangkatan 16 Maret 2026. Sebanyak 323 bus dengan kapasitas 16.086 kursi akan diberangkatkan dari TMII Jakarta.

Sementara itu, dari Bandung disiapkan 23 bus dengan kapasitas 1.133 kursi. Seluruh armada tersebut akan mengantarkan pemudik menuju berbagai daerah tujuan di Jawa Tengah.

Selain bus, Pemprov Jateng juga menyiapkan moda transportasi kereta api untuk mudik gratis. Pemberangkatan menggunakan kereta dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dengan total 17 rangkaian kereta.

Rute pertama dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Solo Balapan menggunakan KA Jaka Tingkir sebanyak delapan rangkaian dengan kapasitas 576 kursi serta satu rangkaian tambahan berkapasitas 72 kursi.

Rute lainnya dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Poncol Semarang menggunakan KA Tawang Jaya. Sebanyak delapan rangkaian kereta disiapkan dengan kapasitas total 640 kursi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta para Bupati dan Wali kota ikut menyambut para pemudik yang kembali ke daerah asal. Kehadiran pemerintah daerah dinilai penting sebagai bentuk perhatian kepada warga yang bekerja di perantauan.

"Bupati dan Walikota saya minta ikut jemput ke sana dan menyapa masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman. Mereka adalah duta kita di perantauan dan kebanyakan adalah pekerja informal," ujar Luthfi saat rapat lintas sektoral di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin 9 Maret 2026.

Selain fasilitas mudik, Pemprov Jateng juga menyediakan layanan balik rantau gratis setelah Lebaran. Program tersebut menggunakan kereta api yang akan diberangkatkan pada 27 Maret 2026 dari Stasiun Tawang Semarang.

Sebanyak empat rangkaian kereta disiapkan dengan total kapasitas 320 kursi. Layanan ini ditujukan bagi warga yang kembali bekerja ke luar daerah setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Sementara itu, balik rantau gratis menggunakan bus dijadwalkan pada 28 Maret 2026. Pemberangkatan dilakukan dari tiga titik utama, yakni Asrama Haji Donohudan Boyolali, Terminal Mangkang Semarang, dan Terminal Bulupitu Banyumas.

Selain itu, terdapat pula pemberangkatan mandiri dari Kabupaten Magelang, Blora, dan Kendal. Total sebanyak 71 bus disiapkan dengan kapasitas 3.550 kursi untuk program tersebut. "Kita berikan layanan tebaik bagi masyarakat kita, ini wujud pengabdian kita," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Arief Djatmiko mengatakan program mudik gratis juga bertujuan menekan angka kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Hal itu karena banyak pemudik yang sebelumnya memilih menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh.

"Mudik gratis dari Pemprov Jateng ini kita upayakan diintegrasikan dengan kementerian dan swasta, agar tidak ada pendaftar dobel, sehingga bus yang disediakan ada yang kosong,” katanya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....