Mengatasi Mabuk Perjalanan tanpa Obat

  • 26 Feb 2026 10:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang- Perjalanan jauh seringkali dihantui oleh musuh bebuyutan para pemudik yaitu mabuk perjalanan atau motion sickness. Gejala seperti mual, pusing, hingga muntah tentu bisa merusak suasana ceria di dalam kendaraan meskipun obat anti-mabuk banyak tersedia, namun seringkali memberikan efek samping berupa kantuk berlebih yang membuat banyak momen terlewati.

Langkah pertama yang paling efektif untuk mencegah mabuk tanpa obat adalah dengan memperhatikan posisi duduk, jika menggunakan mobil pribadi, duduklah di kursi depan samping sopir. Bagi penumpang bus atau kereta api, pilihlah kursi yang searah dengan laju kendaraan dan posisinya berada di bagian tengah yang lebih stabil dari guncangan.

Fokuskan pandangan pada titik yang stabil di kejauhan atau garis cakrawala, bukan pada objek yang bergerak cepat di samping jendela. Hindari membaca buku atau bermain ponsel terlalu lama, karena sinkronisasi antara mata dan telinga tengah akan terganggu, yang menjadi pemicu utama rasa mual.

Pengaturan asupan makanan sebelum dan selama perjalanan juga memegang peranan penting, disarankan untuk tidak membiarkan perut kosong sama sekali dan jangan pula makan terlalu kenyang. Pilihlah makanan ringan yang cenderung kering seperti biskuit gandum atau roti, hindari makanan yang berlemak tinggi, pedas, atau berbau menyengat karena dapat merangsang asam lambung naik.

Memanfaatkan bahan alami adalah alternatif cerdas apabila ingin tetap segar tanpa efek kantuk, jahe telah lama dikenal sebagai "obat ajaib" alami untuk meredakan mual. Mengonsumsi permen jahe, wedang jahe hangat dalam termos, atau bahkan sekadar mencium aroma irisan jahe segar bisa jadi pilihan.

Selain jahe, aroma terapi seperti minyak kayu putih atau daun mint juga sangat membantu menenangkan saraf. Menghirup aroma segar ini secara perlahan dapat memberikan efek relaksasi pada sistem saraf pusat sehingga rasa pusing perlahan mereda.

Kualitas udara di dalam kabin kendaraan seringkali diabaikan, padahal sirkulasi udara yang buruk bisa memperparah kondisi. Jika memungkinkan, sesekali bukalah jendela sedikit untuk membiarkan udara segar masuk dan menggantikan udara pengap di dalam mobil.

Jika Anda menggunakan transportasi umum yang ber-AC, pastikan ventilasi udara mengarah ke wajah untuk memberikan sensasi sejuk. Jika rasa mual mulai terasa sangat kuat, cobalah teknik pernapasan dalam secara teratur dan mintalah pengemudi untuk menepi sejenak agar bisa menghirup udara luar dan meregangkan otot-otot yang tegang.

Terakhir, cobalah untuk mengalihkan pikiran dengan aktivitas ringan yang menyenangkan. Mendengarkan musik favorit atau berbincang santai dengan sesama pemudik bisa menjadi distraksi yang efektif agar otak tidak terlalu fokus pada sensasi guncangan kendaraan.

Dengan kombinasi persiapan fisik yang matang dan pengaturan posisi duduk yang tepat, mudik tahun ini akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan tanpa harus terbelenggu rasa mual. Selamat mudik dan semoga selamat sampai di tujuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....