SDM Lokal Jadi Prioritas di Proyek Abadi Masela
- 03 Agt 2026 15:00 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama INPEX Masela Ltd dan Konsorsium PENK menggelar pertemuan strategis membahas sosialisasi rencana pembangunan pagar di Desa Lermatang. Hal ini sebagai bagian dari percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Abadi Masela.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati pada Kamis (30/7/2026). Pertemuan fokus pada pembahasan pada penyerapan tenaga kerja lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pertemuan dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar Richie Laurens Anggito serta Sekretaris Daerah Brampi Moriolkossu, yang bertindak sebagai moderator.
Hadir pula jajaran INPEX Masela Ltd dan Konsorsium PENK yang terdiri atas PT Petrosea Tbk, PT Enviromate Technology International,. Dan PT Nindya Karya.
Advisor Regional Development Corporate Service INPEX Masela Ltd, Adrial Wilde, menegaskan tenaga kerja asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar menjadi prioritas utama. Dalam proses rekrutmen maupun pemberdayaan masyarakat pada proyek strategis tersebut.
“Terutama rekrutan atau pemberdayaan tenaga kerja dari lokal itu sebagai prioritas,” katanya.
Meski demikian, ia menjelaskan pelaksanaan program tetap mengacu pada ketentuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Berdasarkan dokumen tersebut, terdapat lima desa yang ditetapkan sebagai wilayah terdampak dan menjadi prioritas awal dalam pelaksanaan program pemberdayaan.
“Bukan berarti hanya lima desa tersebut yang menjadi prioritas. Tidak. Tetapi kami berkewajiban memprioritaskan pengelolaannya terhadap lima desa ini terlebih dahulu, nantinya daerah lain juga pasti akan turut serta,” ucapnya.
Wilde mengatakan Desa Lermatang sebagai wilayah ring satu akan memperoleh perhatian khusus. Hal itu karena menjadi lokasi utama aktivitas awal proyek.
INPEX membagi program menjadi dua skema, yakni rekrutmen tenaga kerja dan pemberdayaan masyarakat. Guna menciptakan manfaat ekonomi secara langsung bagi warga sekitar.
“Kami yang selalu bersinggungan di wilayah Desa Lermatang berkewajiban memperhatikan masyarakatnya. Setidaknya kami mengawali dengan memberikan tambahan perekonomian bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Terkait tenaga kerja semi-terampil, INPEX bersama kontraktor berkomitmen memaksimalkan keterlibatan masyarakat lokal. Namun, perusahaan menilai perlu adanya koordinasi yang lebih intensif dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai kebutuhan industri migas.
Dalam pertemuan tersebut terungkap, selama ini masih terjadi ketidaksesuaian antara bidang keahlian lulusan pendidikan migas dengan kebutuhan proyek. Ini akibat minimnya komunikasi sejak awal penyusunan program pendidikan.
INPEX berharap pemerintah daerah melibatkan perusahaan dalam penyusunan program pengembangan SDM. Agar lulusan yang dipersiapkan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan Proyek Abadi Masela.
INPEX menegaskan proses seleksi tenaga kerja akan tetap dilakukan secara profesional. Sesuai standar yang diterapkan kontraktor.
Jika kebutuhan tenaga kerja mendesak sementara tenaga lokal belum sepenuhnya siap, perusahaan membuka kemungkinan memanfaatkan tenaga kerja dari luar sebagai solusi sementara. Tanpa menghilangkan kesempatan bagi putra daerah.
Perusahaan juga menyatakan siap berdiskusi dengan pemerintah daerah untuk menyusun program capacity building. Atau pelatihan bagi putra daerah yang belum memenuhi standar kompetensi sehingga dapat dipersiapkan pada tahapan proyek berikutnya.
Pada kesempatan itu, Wilde juga menjelaskan status hukum INPEX Masela Ltd sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), bukan perseroan terbatas. Dengan begitu, seluruh pembiayaan dan pelaksanaan kegiatan mengikuti ketentuan pemerintah.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, INPEX Masela Ltd, dan Konsorsium PENK untuk memastikan Proyek Abadi Masela menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....