Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Menjadi Persolan Serius dalam Keluarga
- 02 Jul 2026 03:58 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Ketua TP Pkk Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ny.Sheren A. Jauwerissa didampingi angotanya melakukan kunjungan ke desa Alusi Batjasi kecamatan kormomolin kabupaten kepulauan tanimbar, untuk membuka dengan resmi kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan, yang diselenggarakan oleh dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten kepulauan tanimbar, Selasa (30/6/2026).
Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sheren A. Jauwerissa dalam sambutannya dikatakan mengatakan, keluarga adalah yunit terkecil dalam masyarakat yang menjadi fondasi utama dalam membangun generasi penerus bangsa yang cerdas. oleh sebab itu tim penggerak pkk memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menciptakan keluarga yang aman dan jahu dari bentuk tindakan kekerasan.
"Kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan serius yang terjadi di lingkungan keluarga, masyarakat maupun ruang sosial lainya, dimana bentuknya tidak sekedar kekerasan fisik, tetapi kekerasan sikis, ekonomi dan sexsual yang sering kali tidak disadari," ungkap Sheren.
Dikatakan, Kekerasan terhadap perempuan baik itu berupa kekerasan fisik, kekerasan psikis, sexsual maupun keterlantaran, merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan masalah sosial yang sangat serius dan kasus ini sering kali terjadi dilingkungan terdekat korban. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama, terhadap kondisi ini PKK hadir menyuarakan pencegahan, lewat Edukasi yang komprehensif diawali level Keluarga.
Lebih jauh Sheren menandaskan, Perempuan memiliki kedudukan yang sangat penting di dalam keluarga dan pembangunan masyarakat, karena itu setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan, tidak hanya merugikan individu, tetapi juga mengganggu keharmonisan keluarga dan masa depan bangsa.
"Semoga dengan sosialisasi ini, dapat meningkatkan pemahaman tentan bentuk kekerasan terhadap perempuan, mendorong keberanian untuk mencegah dan melapor kasus kekerasan, memperkuat peram keluarga, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat dalam perlindungan perempuan, membangun lingkungan desa yang ramah bebas dari kekerasan," ajak Sheren.
Melalui momen sosialisasi ini, Sheren meminta seluruh Kader PKK dan Sthekolder yang terkait untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong, bersinergi antara tim Penggerak PKK dan instansi Pemerintah Daerah, bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman, ramah perempuan dan layak anak di seluruh Wilayah Kepulauan Tanimbar.
Dalam kesempatan Sheren optimis, seluruh peserta menjadi Garda terdepan untuk melakukan deteksi dini, guna menekan angka kekerasan terhadap Ibu dan Anak di level Desa untuk menciptakan Kualitas Keluarga yang sehat, bahagia dan sejahtera..
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....