Ny. Maya Baby Lewerissa Dorong Validasi Data Stunting dan Buka Kran Pasar UMKM
- 17 Jun 2026 15:33 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Usai memimpin Rapat Koordinasi Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana (GKSTTB), Ketua TP. PKK Provinsi Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa, langsung tancap gas turun ke lapangan.
Didampingi Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, MKM, dan Ketua TP. PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa, rombongan bergerak meninjau Pusat Oleh-Oleh Tanimbar Dekranasda yang berlokasi di Kampung Kuliner Saumlaki pada Rabu 10 Juni 2026.
Kunjungan lapangan ini merupakan rangkaian agenda kerja strategis Ny. Maya Baby Lewerissa di Bumi Duan Lolat. Sebelumnya, Rakor GKSTTB yang digelar secara khidmat di Ruang Rapat Bupati Lantai III Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar berfokus pada dua isu utama: percepatan penurunan stunting dan penguatan ketangguhan keluarga menghadapi bencana.
Kepada awak media, Ny. Maya Baby Lewerissa membeberkan tujuan utama dari kehadirannya di Tanimbar. Sebenarnya kunjungan saya sebagai Ketua TP. PKK Provinsi Maluku ke sini dalam rangka rapat koordinasi tentang GKSTTB dan penurunan stunting.
Meskipun memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang sudah diraih Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ny. Maya Baby Lewerissa memberikan catatan kritis terkait satu kendala krusial, yaitu sektor perdataan. Murutnya, ego sektoral dalam pendataan antarinstansi masih menjadi tantangan serius yang harus segera dibenahi.
"Saya sangat apresiasi sebenarnya apa yang sudah dicapai dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini. Cuma memang mungkin ada sedikit masalah soal data. Memang kalau data itu agak sulit ya, karena masing-masing bikin data-datanya sendiri akhirnya tidak sinkron, tidak sama," ungkapnya.
Merespons kendala tersebut, ia menaruh harapan besar pada program inovasi daerah Lawamena Satu Data milik Pemda Tanimbar. Dirinya optimis, validasi data yang akurat akan menjadi kunci utama efektivitas penanganan stunting di lapangan.
"Mudah-mudahan dengan itu juga dapat membantu, umpamanya stunting itu by name by address. Jadi kita tidak hanya mendapat data dengar dari orang, tapi benar-benar sudah ada data. Memang agak tinggi stunting di sini, tapi kalau memang tadi apa yang kita dapat di rapat, semua itu bisa terlaksana dengan baik, saya rasa semua akan oke," terangnya.
Tak hanya berfokus pada sektor kesehatan keluarga, selaku Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa juga memberikan perhatian khusus pada kegiatan ekonomi UMKM dan pengrajin lokal. Ia mengaku mendengar langsung keluhan para pengrajin saat mengunjungi Desa Tumbur sebelumnya, terutama mengenai mandeknya akses pemasaran produk.
Menjawab persoalan tersebut, Dia langsung menawarkan solusi konkret berupa kolaborasi dan integrasi pasar: Bagaimana caranya mereka mau pasarkan. Oke, mungkin dengan itu sebagai Ketua Dekranasda, kita mungkin dari sini (Dekranasda Tanimbar) bisa kerja sama dengan Dekranasda Provinsi. Tamu yang datang itu, ya kalau mungkin datang ke Tanimbar, mereka datang di Dekranasda Tanimbar, tapi kan lebih banyak itu di Provinsi.
Ia mendorong agar kain tenun dan produk kerajinan khas Tanimbar lainnya segera naik kelas dengan mengisi etalase-etalase strategis milik Provinsi yang memiliki pangsa pasar jauh lebih luas. Dekranasda Provinsi itu ada di Ambon, ada di Bandara (Pattimura), dan ada juga di Taman Mini (TMII Jakarta). Kita semua memang butuh produk-produk dari 11 kabupaten/kota untuk ditaruh di sana. Jadi kalau umumnya ada contoh-contoh dan ada yang minta order, kan bisa langsung.
"Mungkin dengan cara begitu kita membantu pengrajin untuk memasarkan apa yang mereka punya. Rencana kolaborasi emas ini langsung disambut baik oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa. Pihaknya menyatakan komitmen penuh untuk segera menyuplai produk-produk unggulan Tanimbar ke tingkat provinsi," pesan Lewerissa.
Kunjungan kerja ini menegaskan bahwa sinergi antara TP. PKK Provinsi Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar tidak hanya berhenti di tataran seremonial atau kebijakan di atas kertas. Aksi nyata ini langsung menyentuh dua aspek fundamental, kesehatan masyarakat melalui validasi data stunting yang akurat, serta pemberdayaan ekonomi perempuan lewat perluasan pasar UMKM Tanimbar hingga tembus ke kancah nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....