Pelayanan RSUD Magrety Lambat Tuai Keluhan Sejumlah Pasien
- 22 Jun 2026 06:50 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID Saumlaki - Sejumlah Pasien menilai pelayanan tenaga medis pada RSUD PP Magrety dinilai lambat dan menyulitkan pasien, terutama pasien yang sedang dalam proses rawat jalan, Pasalnya salah satu keluarga pasien Marten Duga yang mengantarkan ibunya yang sedang rawat jalan untuk pemeriksaan pada Unit Penyakit Dalam, berkeluh kesah tentang pekerjaan sejumlah tenaga medis yang terkesan lambat dan tidak disesuaikan dengan nomor urut para peasien.
Pasalnya pasien yang datang dari belakang justru dilayani lebih dulu dibanding pasien yang datangnya dari awal, hal inilah yang menuai keluhan sejumlah pasien dan keluarganya yang antri pada waktu itu, bukan saja Marten.
”Kami tidak mengerti dengan mekanisme kerja tenaga medis yang ada namun yang kami lihat sendiri adalah ada pasien yang datangnya dari belakang justru mendapat pelayanan duluan dibanding pasien yang datang lebih dulu," ujarnya.
Menurut pengakuanya nomor antri seperti tidak digunakan saat antri untuk mendapat pelayanan terutama di unit laboratorium pemeriksaan darah rontgen dan USG, padahal jika menggunakan no antrian maka semua pasien tidak ada yang perlu mengantri terlalu lama seperti yang dialami oleh Marten yang mengantri Rontgen dan Tes Darah dari jam 11 hingga hamper jam 2 siang, yang menyebabkan marten dan ibunya mengalami kelaparan.
Kondisi lainnya, sebelumnya pernah sampai mengalami muntah karena asam lambung saat mengantri untuk mendapat pelayanan pemeriksaan medis.
“Kami lihat no antri tidak ada fungsinya disini terutama pada unit laboratorium Rontgen dan USG, seakan akan siapa yang dikenal maka lebih cepart dilayani, padahlnya konsepnya tidak boleh seperti itu, sebaiknya no antri sungguh sungguh harus difungsikan agar semua pasein memilki masa wakut tunggu yang sama, jangan yang ini dan itu antri sekian jam, sedangkan yang sana datang datang langsung dilayani, padahal sama- sama adalah warga negara Indonesia yang patut mendapat pelayan yang sama secara merata tidak pandang dari sisi, jabatan atau kedekatan secara emosional,”Ungkapanya memelas.
Hal senada juga disampaikan Natalia Weri, Kepada rri.co.id mengakui jika meski sudah mendapat no antri pada aplikasi JKN namun tetap saja saat dipanggil untuk mendapat pelayanan tidak menggunakan nomor antrian yang telah dikantongi.
“Dari rumah saya sudah daftar dan mendapat nomor antrian tapi saat didepan unit pelayanan justru yang dipanggil berdasarkan surat rujukan yang sudah dimasukan, akhiranya kami tetap ikuti antrian seusuai rujukan yang sudah dimasukan oleh para pasien lainnya,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....