Kerja Nyata Akademisi Unlesa Melalui Pemberdayaan Masyarakat 2025

  • 02 Des 2025 18:05 WIB
  •  Saumlaki

KBRN, Saumlaki : Kain tenun ikat Tanimbar merupakah warisan kekayaan budaya masyarakat di Kepulauan Tanimbar yang memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Kain tenun ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif upaya peningkatan kesejahteraan daerah.

Untuk menjalankan tridharma perguruan tinggi yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Universitas Lelemuku Saumlaki.

Tim ini diketuai Lendy Florien Mailuhuw, melibatkan anggota Balthasar Malindar dan Regina Nifmaskossu. Dan mahasiswa yang terdiri dari Yulimina Silawang dan Natasha Lusye Metan.

Tim ini telah melaksanakan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dengan judul ”Pemberdayaan Perempuan Gereja melalui Peningkatan Produksi dan Pemanfaatan Digital Marketing Produk Turunan Kain Tenun Ikat Tanimbar.” Kegiatan ini berlangsung Bulan Juli-Desember 2025.

Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari hasil penelitian Dosen Pemula yang telah dilakukan Lendy F. Mailuhuw dan Balthasar Malindar, pada tahun 2023. Kegiatan ini mengusung judul ”Dinamika Usaha Kreatif Kain Tenun Ikat Tanimbar dan Kontribusinya Bagi Pemberdayaan Perempuan di Klasis Tanimbar Selatan.”

Kegiatan ini juga dibiayai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi. Dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2023.

Ketua Tim Lendy Florien Mailuhuw menyebut, Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini ditujukan kepada Toko Glora Tenun Tanimbar di jalan Tanjung Batu, Saumlaki. Toko Glora Tenun Tanimbar merupakan suatu kelompok usaha yang bukan hanya menjual kain tenun ikat Tanimbar, tetapi juga berbagai produk lainnya.

Namun seiring dengan perkembangan usahanya, Toko Glora Tenun Tanimbar yang dipimpin oleh Ibu Fince Watutamata ini mengalami kendala baik mesin produksi dan bahan baku serta pemasaran yang masih dilakukan secara manual," Ujarnya.

Karena itu, Tim memberikan bantuan mesin produksi berupa 1 unit mesin jahit, alat cetak sepatu dan bahan baku lainnya dalam pembuatan produk turunan berupa tas dan sepatu berbahan kain tenun ikat Tanimbar pada tanggal 1 September 2025.

"Tim juga telah melaksanakan Pelatihan Pembuatan tas dan sepatu di masing-masing di bulan September dan November 2025. Hal ini dimaksudkan untuk memperluas pemasaran berbagai produk yang dihasilkan baik oleh Toko Glora Tenun Tanimbar maupun dari para pengrajin lokal yang ada." kata Mailuhuw.

Tim juga membuat website yang dapat digunakan Toko Glora Tenun Tanimbar untuk melakukan promosi dan jual beli dengan berbagai konsumen yang ada di Indonesia hingga keluar negeri. Website resmi yang dimiliki oleh Toko Glora Tenun Tanimbar dapat diakses melalui laman https://gloratenuntanimbar.com.

Diharapkan, Toko Glora Tenun Tanimbar sebagai penerima manfaat dapat mengembangkan usaha yang ada sehingga dapat meningkatkan hasil penjualan sampai ke manca negara, dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang ada di Tanimbar. Ibu Fince Watutamata juga mengucapkan terima kasih atas program ini.

”Saya sangat berterima kasih atas program pemberdayaan masyarakat yg dilakukan Tim pengabdian dari Universitas Lelemuku Saumlaki yang dilaksanakan oleh Ibu Lendy dan teman-teman. Alat dan bahan pembuatan sepatu dan tas seperti Mesin Shunfa serta website yang diberikan sangat membantu dalam meningkatkan produksi dan kualitas produk kami. Semoga Kami dapat membuat lebih banyak produk-produk turunan kain tenun dengan waktu yang lebih singkat, sehingga meningkatkan pendapatan kami," ucapnya.

Secara khusus Ia menyampaikan terima kasih kepada tim pemberdayaan masyarakat. Yang telah memberikan kesempatan ini kepadanya.

"Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk kami untuk masyarakat.” katanya menambahkan.

Tim juga menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia yang telah membiayai kegiatan PKM ini. Sehingga dapat berjalan dengan baik dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh Mitra.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara. Serta Pimpinan Universitas Lelemuku Saumlaki yang telah mendukung pelaksanan kegiatan ini.

Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang telah dilakukan ini menjadi salah satu bukti nyata kehadiran dan dampak positif Akademisi yang ada di Universitas Lelemuku Saumlaki. Bagi upaya peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....