Fondasi Budaya Harus Dibentuk dari Internal Keluarga
- 26 Mei 2026 12:13 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Kesadaran akan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur adat istiadat terus disuarakan di tengah arus modernisasi. Salah satu tokoh adat Desa Latdalam, Saumlaki, Maluku, Metusael Luanmase, menegaskan bahwa penanaman nilai budaya perlu dilalui dari basis Keluarga dan menjadi unit terkecil masyarakat.
Menurut Metusael, sebelum seseorang melangkah keluar untuk mengenalkan atau mengajarkan kebudayaan daerah kepada orang lain, mereka harus memastikan bahwa nilai-nilai tersebut sudah mendarah daging di dalam rumahnya sendiri.
"Budaya itu harus diajarkan dari dalam rumah ke muka (ke luar). Sebelum kita mengajarkan atau menuntut orang lain memahami budaya kita, maka kita sendiri dan keluarga harus menjadi contoh utama," ujar Metusael saat ditemui di kediamannya baru-baru ini.
Ia menjelaskan bahwa keluarga memiliki peran krusial sebagai benteng pertama kelestarian tradisi. Di dalam rumahlah anak-anak pertama kali mendengarkan bahasa ibu, mempelajari tata krama kesopanan, serta memahami nilai-nilai adat yang berlaku di Kepulauan Tanimbar.
Jika fondasi di dalam rumah tangga sudah rapuh, lanjut Metusael, maka upaya melestarikan budaya di tingkat komunitas atau sekolah akan menjadi jauh lebih sulit.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh orang tua, khususnya di Desa Latdalam, untuk tidak bosan menyelipkan edukasi berbasis kearifan lokal dalam pola asuh sehari-hari. Dengan begitu, generasi muda Saumlaki tidak akan kehilangan identitas dan jati dirinya di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....