Pelajar SD Negeri 8 Sanggau Belajar Sambil Bermasker

  • 21 Sep 2026 19:54 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Memasuki hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM), asap tebal masih menyelimuti kawasan SD Negeri 8 Sanggau sehingga aktivitas siswa di luar ruangan dibatasi. Kondisi tersebut mendorong pihak sekolah memperketat pengawasan terhadap siswa sebagai langkah antisipasi selama kualitas udara masih berkabut.

“Untuk sementara kami mengimbau anak-anak tetap menggunakan masker, terutama karena kondisi di luar masih berkabut. Kami juga terus mengingatkan mereka agar tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan,” ujar Guru SD Negeri 8 Sanggau, Rifi Alfira, Senin 21 September 2026.

Pembatasan terutama diberlakukan saat jam istirahat, ketika siswa diarahkan tetap berada di dalam kelas dan tidak melakukan aktivitas di halaman sekolah. Pihak sekolah juga melakukan pemeriksaan langsung ke setiap kelas dan membagikan masker kepada siswa yang ditemukan tidak menggunakannya.

“Kami melakukan pengecekan ke kelas-kelas dan kalau ada siswa yang tidak memakai masker, kami berikan masker. Saat istirahat juga anak-anak kami minta tetap di dalam ruangan, kecuali ada keperluan yang memang mendesak seperti ke toilet,” katanya.

Menurut Rifi, kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk kehati-hatian agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa terlalu banyak terpapar kondisi udara berkabut. Sekolah juga memilih membatasi kegiatan luar kelas hingga situasi di lingkungan sekolah dinilai lebih memungkinkan untuk aktivitas siswa.

“Pembatasan aktivitas di luar ruangan ini kami lakukan untuk menjaga kondisi anak-anak selama kabut masih menyelimuti sekolah. Kami akan terus memantau kondisi dan mengingatkan siswa untuk menggunakan masker serta mengikuti imbauan yang diberikan,” tegasnya.

Dia memastikan, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan menyesuaikan aktivitas siswa terhadap kondisi lingkungan. Selama kabut masih terlihat tebal, penggunaan masker dan pembatasan kegiatan di luar ruangan menjadi langkah yang diterapkan sekolah untuk menjaga aktivitas siswa tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....